Kredit Foto: IPOT
PT Indo Premier Sekuritas melalui platform investasi IPOT memperluas program literasi finansial yang dikombinasikan dengan edukasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi generasi muda di tengah meningkatnya adopsi teknologi digital dalam aktivitas ekonomi dan keuangan.
President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan penguasaan AI menjadi salah satu kompetensi yang semakin penting seiring transformasi digital yang berlangsung di berbagai sektor, termasuk investasi dan pengelolaan keuangan.
"Dengan total dana kelolaan nasabah (asset under management/AUM) mencapai sekitar Rp312 triliun dan didukung oleh lebih dari satu juta nasabah, IPOT hadir menghubungkan aset terbesar bangsa, yaitu generasi muda dengan kompetensi masa depan melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab," kata Moleonoto dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026).
Menurut dia, AI kini tidak lagi dipandang sebagai teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari infrastruktur yang memengaruhi cara masyarakat bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga mengambil keputusan finansial.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, IPOT memperkenalkan program edukasi bertajuk "Cerdas Finansial Bersama IPOT" yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan keuangan sekaligus pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari.
Moleonoto menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan ekonomi yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Selain tekanan inflasi yang berdampak pada daya beli, kelompok usia produktif juga menghadapi berbagai risiko digital seperti penipuan siber, judi online, fenomena fear of missing out (FOMO), hingga berbagai skema investasi ilegal yang marak di media sosial.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat literasi finansial menjadi faktor penting untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola dan melindungi aset keuangan.
"Transformasi ekonomi nasional tidak dimulai dari saham atau trading, melainkan dari cara berpikir (mindset). IPOT hadir untuk memastikan AI tidak dipandang sebagai ancaman hilangnya pekerjaan, melainkan sebagai sarana peningkatan kualitas keputusan hidup dan proteksi finansial," ujarnya.
Baca Juga: Gen Z Jadi Sasaran, IPOT Rombak Total Aplikasi Trading Berbasis AI
Baca Juga: Google Tempatkan IPOT sebagai Sekuritas Anti Phishing di Indonesia
Dalam mendukung program tersebut, IPOT juga mengembangkan sejumlah fitur berbasis AI pada platform investasinya, termasuk teknologi analisis perdagangan secara real time dan fitur pendukung pengambilan keputusan investasi berbasis data.
Selain itu, perusahaan mengklaim telah memperkuat sistem keamanan digital melalui sejumlah lapisan proteksi untuk mengantisipasi peningkatan risiko kejahatan siber yang memanfaatkan teknologi AI.
Indo Premier Sekuritas menyatakan kombinasi literasi finansial, pemanfaatan AI, serta penguatan keamanan digital menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi ekonomi digital yang semakin berkembang.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: