Jalur Mandiri UIN Jakarta 2026 Masih Dibuka, Kuliah Tanpa Uang Pangkal hingga 5 Juli
Kredit Foto: ChatGPT/Belinda Safitri
Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada tahun akademik 2026/2027 masih terbuka bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP maupun SNBT.
Salah satu opsi yang masih tersedia adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Jalur Mandiri Reguler di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang pendaftarannya berlangsung hingga 5 Juli 2026.
Menariknya, jalur mandiri di kampus yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan tersebut tidak menerapkan biaya uang pangkal, uang gedung, maupun Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang kerap menjadi pertimbangan calon mahasiswa dan orang tua.
“Biar enggak pada overthinking soal biaya awal masuk kuliah, mari kita luruskan faktanya. Buat kamu yang mau masuk UIN Jakarta, tenang aja! Kampus kita ini tidak memungut uang pangkal, uang gedung, atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI),” tulis UIN Jakarta melalui akun Instagram @uinjktofficial, dikutip Rabu (10/6/2026).
Pihak kampus menjelaskan bahwa biaya pendidikan hanya menggunakan skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester dan besarannya disesuaikan dengan kondisi ekonomi keluarga mahasiswa.
“Biaya pendidikan di UIN Jakarta murni hanya menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan per semester, dan nominalnya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga masing-masing. Adil dan nggak bikin kantong jebol!” lanjut keterangan tersebut.
Seleksi Mandiri Reguler UIN Jakarta menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) berbasis komputer yang menjadi dasar penentuan kelulusan peserta.
Dalam keterangan di laman resmi admisi UIN Jakarta disebutkan bahwa SSE merupakan aplikasi ujian berbasis komputer yang digunakan untuk pelaksanaan seleksi mandiri kampus tersebut.
Adapun peserta dapat memilih maksimal dua program studi pada Jalur Mandiri Reguler, sementara peserta jalur non-reguler hanya diperbolehkan memilih satu program studi.
Untuk mengikuti seleksi, pendaftar wajib berasal dari lulusan SMA, MA, SMK, MAK, pesantren atau satuan pendidikan sederajat yang lulus pada 2024, 2025, atau 2026 dan memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
Peserta lulusan tahun 2024 dan 2025 wajib memiliki ijazah, sedangkan lulusan 2026 dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang memuat identitas diri dan pas foto resmi.
Khusus peserta dari Paket C atau PKPPS, usia maksimal yang diperbolehkan adalah 25 tahun per 1 Juli 2026.
Selain itu, calon mahasiswa harus berada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba agar tidak mengganggu proses perkuliahan pada program studi yang dipilih.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman admisi.uinjkt.ac.id dengan biaya registrasi sebesar Rp345.000.
Setelah memperoleh nomor pendaftaran, peserta diwajibkan menyelesaikan pembayaran, mengisi formulir secara lengkap, serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang telah ditentukan.
Pasfoto yang diunggah harus merupakan foto terbaru dalam tiga bulan terakhir dengan latar belakang merah, ukuran 4x6 cm, resolusi minimal 300x450 piksel, dan ukuran file maksimal 200 KB.
Khusus peserta jalur non-reguler, diwajibkan mengunggah rapor mulai kelas 10 semester 1 hingga kelas 12 semester 5 sebagai bagian dari persyaratan seleksi.
Panitia menegaskan bahwa data maupun dokumen yang terbukti tidak benar akan menyebabkan kelulusan peserta dibatalkan dan biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan.
Materi ujian SSE SPMB Mandiri Reguler meliputi enam komponen utama.
-
Penalaran Akademik untuk mengukur potensi akademik peserta dalam menyelesaikan studi sarjana.
-
Penalaran Verbal yang menguji kemampuan memahami bahasa tertulis berdasarkan kaidah bahasa.
-
Penalaran Kuantitatif yang menilai kemampuan berpikir logis menggunakan angka, simbol, dan konsep numerik.
-
Penalaran Matematika yang mengukur kemampuan memahami persoalan sehari-hari melalui penerapan konsep dan prosedur matematika.
-
Literasi Bahasa yang mencakup pemahaman teks Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab dalam berbagai konteks.
-
Literasi Keislaman yang menguji pemahaman peserta terhadap Al-Qur'an, Hadits, Fikih, Aqidah Akhlak, serta Sejarah Kebudayaan Islam.
Berikut jadwal penting Jalur Mandiri Reguler UIN Jakarta 2026:
-
Pendaftaran dan pembayaran: 8 April–5 Juli 2026.
-
Pengisian formulir: 8 April–6 Juli 2026.
-
Cetak kartu ujian: 8 April–7 Juli 2026.
-
Uji coba SSE: 10 Juli 2026.
-
Pelaksanaan ujian SSE: 13–20 Juli 2026.
-
Pengumuman hasil seleksi: 27 Juli 2026.
-
Daftar ulang: 28 Juli–3 Agustus 2026.
-
Pengumuman kelompok UKT: 6 Agustus 2026.
-
Klarifikasi UKT: 7–10 Agustus 2026.
-
Pengumuman hasil klarifikasi UKT: 13 Agustus 2026.
-
Pembayaran UKT: 6–19 Agustus 2026.
-
Cetak NIM dan KTM sementara: 21–24 Agustus 2026.
-
Tes ETIC dan TOAFL: menyusul.
-
PBAK: 26–29 Agustus 2026.
-
Perkuliahan perdana: 1 September 2026.
Dengan masih dibukanya pendaftaran hingga awal Juli 2026, Jalur Mandiri Reguler UIN Jakarta dapat menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin tetap melanjutkan kuliah tahun ini tanpa dibebani biaya uang pangkal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: