Kredit Foto: Antara/Anis Efizudin
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menempatkan cukai hasil tembakau sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan penerimaan negara pada 2027. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi yang disusun untuk menghadapi berbagai tantangan fiskal sekaligus menjaga keberlanjutan penerimaan negara.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyatakan secara keseluruhan terdapat empat fokus kebijakan utama yang akan dijalankan DJBC di 2027. Salah satunya adalah optimalisasi penerimaan negara melalui berbagai langkah intensifikasi dan ekstensifikasi.
“Upaya yang dilakukan di antaranya adalah melalui intensifikasi kebijakan tarif, cukai hasil tembakau, dan tarif bea masuk pada komoditas tertentu. Ekstensifikasi objek penerimaan dan perluasan basis penerimaan sesuai perkembangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat,” kata Djaka, di DPR, Senin (15/6/2026).
Fokus selanjutnya adalah pengelolaan fiskal yang sehat dan berkelanjutan. Kebijakan ini akan diarahkan pada peningkatan fasilitas kepabianan untuk menarik investasi, meningkatkan ekspor, dan mendukung hilirisasi industri.
"Selain itu, dilakukan optimalisasi fasilitas kawasan khusus, peningkatan ekspor produk UMKM, serta penguatan kinerja, ulangi penguatan kerjasama kepabianan internasional," ungkap dia.
Fokus lainnya adalah perlindungan masyarakat dan dukungan perekonomian. Fokus kebijakan ini akan mencakup penguatan kapasitas dan revitalisasi pengawasan di wilayah laut, perbatasan, pesisir, pelabuhan, dan bandar udara.
Baca Juga: Terungkap! Ini Kelompok Wajib Pajak yang Jadi Pengawasan DJP pada 2027
Baca Juga: Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,66 Miliar
Fokus terakhir, lanjut Djaka, adalah penguatan layanan dan tata kelola manajemen organisasi, SDM, dan IT. Kebijakan diarahkan pada pembentukan organisasi yang lebih dinamis dan adaptif, penyempurnaan proses bisnis, kepabianan dan cukai, penguatan kompetensi dan integritas SDM, penyempurnaan korsistem dan smart custom.
"Empat fokus kebijakan yang telah kami sampaikan tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai inisiatif strategis yang selaras dengan agenda pembangunan nasional meliputi tiga program prioritas nasional," pungkas dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: