SBY Jadi Ancaman, Begini Cara Jokowi Amankan Gibran Jadi Cawapres Prabowo di 2029
Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Pengamat politik Rocky Gerung menilai posisi Gibran Rakabuming Raka untuk kembali menjadi calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2029 terancam. Ancaman tersebut datang dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Menurut Rocky, jika Prabowo merasa nyaman dengan SBY, maka Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang besar menjadi cawapres.
Karena itu, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengambil langkah politik dengan rencana safari keliling Indonesia untuk memastikan Prabowo lebih nyaman terhadap dirinya, sehingga posisi Gibran tetap aman.
"Dari awal Pak Jokowi punya seni untuk pamer di depan. Sementara Pak SBY selalu nunggu di belakang — infrastrukturnya sudah jadi dulu baru dia bilang saya mau jadi presiden," ungkap Rocky dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip Rabu (17/6).
"Jadi Pak SBY pasti lebih mampu untuk mengendalikan pameran power-nya ketimbang Jokowi. Jokowi enggak tahan lagi. Karena itu Jokowi lebih ingin pamer lebih dahulu supaya Prabowo merasa nyaman — sebelum dia nyaman dengan Pak SBY," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus mengungkapkan Jokowi berencana mengunjungi 38 provinsi dalam safari politiknya.
Baca Juga: Konflik PDIP vs Jokowi Naik Level: Pertarungan Masa Depan Dimulai!
Kegiatan itu akan dimulai dari Lampung pada akhir Juni 2026, lalu berlanjut ke NTT.
"Jadi gini, bahwa 38 provinsi ini akan dikunjungi oleh beliau yang berdasarkan undangan maupun ada program safari beliau sebagai mantan presiden ya, Presiden ke-7, menyambangi masyarakat ya kan. Gitu, jadi nanti 38 provinsi itu didatangi gitulah," ujar Bestari pada Minggu (14/6/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: