Turnamen eSports Jadi Arena Literasi Keuangan Berbasis AI bagi Gen Z
Kredit Foto: Istimewa
Transformasi ini mengubah peran IPOT melampaui sekuritas konvensional menjadi pusat literasi finansial terintegrasi, dimana teknologi AI Robo Trading berfungsi otomatis sebagai pelindung modal dan penegak disiplin investasi demi menghindari bias emosional. Seluruh ekosistem digital ini dipayungi oleh arsitektur keamanan siber berlapis yang sangat ketat (meliputi SIM OTP, ASDI Device Lock, hingga AI Threat Detection 24/7) untuk mengarahkan kompetensi anak muda dari sekadar pengguna teknologi biasa menjadi investor cerdas AI yang mandiri secara finansial.
"Kami percaya komunitas eSports memiliki kemampuan membaca data, disiplin, dan mengambil keputusan cepat. Karakter inilah yang juga dibutuhkan dalam investasi. Melalui edukasi dan teknologi AI, dan sebagai pelopor AI transformation Platform di Indonesia, kami ingin membantu generasi muda mengubah kemampuan tersebut menjadi fondasi untuk membangun masa depan finansial yang lebih baik," ungkap dia.
Edukasi yang dibawakan Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Brigita Kinari di hadapan pengunjung bertajuk "Rahasia Menjadi Pro Player Finansial di Era AI" berhasil mendobrak stigma bahwa literasi keuangan itu rumit dan membosankan.
IPOT membuktikan bahwa ketangkasan digital, pembacaan data, dan taktik makro yang biasa digunakan para pemain di arena MLBB memiliki kemiripan substantif dengan strategi mengelola modal di pasar keuangan dunia nyata.
"Di era AI, yang tertinggal bukan orang yang tidak punya uang, tetapi orang yang tidak tahu cara mengelola uangnya. Jika teknologi kecerdasan buatan mampu membuat seseorang menjadi lebih hebat dalam ketangkasan digital seperti bermain game maka teknologi AI yang sama seharusnya dapat dimanfaatkan untuk membantu mereka menjadi lebih cerdas dalam membangun masa depan finansial," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: