Pertamina Dorong Pembalap Muda Naik Kelas Lewat Sirkuit Mandalika
Kredit Foto: Pertamina
PT Pertamina (Persero) menegaskan keberadaan Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya untuk menggelar ajang balap dunia seperti MotoGP, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pengembangan pembalap muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Sirkuit yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat itu memiliki panjang lintasan 4,31 kilometer dengan 17 tikungan. Sirkuit tersebut telah mengantongi homologasi Grade A dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), yang memungkinkan penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan keterlibatan Pertamina dalam pengelolaan dan pengembangan sirkuit ditandai melalui pemberian hak penamaan (naming rights) sejak 21 November 2024.
Menurut dia, keberadaan sirkuit berstandar internasional tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembinaan olahraga balap motor nasional yang lebih kompetitif.
“Keterlibatan Pertamina melalui Pertamina Mandalika International Circuit merupakan salah satu partisipasi Pertamina untuk mengembangkan pembalap-pembalap muda di Indonesia. Diharapkan sirkuit ini tidak hanya digunakan pada saat ajang MotoGP, namun juga menjadi sarana untuk mengasah pengalaman pembalap muda Indonesia khususnya yang saat ini mengikuti gelaran Pertamina Mandalika Racing Series Round 2, menuju anak tangga prestasi di tingkat internasional,” kata Baron.
Pemanfaatan sirkuit tersebut sebagai arena pembinaan terlihat dalam gelaran Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 yang menjadi wadah kompetisi bagi pembalap nasional untuk menambah pengalaman bertanding di lintasan berstandar dunia.
Salah satu peserta, Muhammad Fadhil Musyafi dari tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS, mengaku keberadaan Sirkuit Mandalika memberikan pengalaman berbeda dibanding lintasan lain yang pernah dijajalnya.
“Saya kebetulan sangat suka di beberapa area di sirkuit Mandalika terutama di sektor 3 dan 4, saya bisa dengan leluasa dan nyaman melaju, senang sekali mendapatkan kesempatan berharga menjajal sirkuit ini,” ujarnya.
Selain pembalap, tim pendukung balap juga menilai kualitas lintasan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas kompetisi dan pengembangan kemampuan teknis.
Mekanik Astra Motor Racing Team Yogyakarta, Sudarmono, mengatakan standar lintasan menjadi salah satu faktor yang menentukan proses pembelajaran bagi pembalap maupun kru tim.
Baca Juga: Beri Dampak Ekonomi, Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Jadi Ladang Rezeki Pelaku UMKM
Baca Juga: Pertamina Mandalika International Circuit, Tempat Generasi Baru Pembalap Indonesia
“Sirkuit menjadi bagian penting dan harus memiliki standar khusus. Melalui gelaran Pertamina Mandalika Racing Series ini, seluruh bagian tim mulai dari mekanik, hingga pembalap dapat merasakan sensasi langsung bertanding di sirkuit berstandar internasional,” katanya.
Pertamina Mandalika International Circuit saat ini menjadi satu dari sedikit sirkuit di kawasan Asia Tenggara yang memiliki sertifikasi untuk menggelar balapan motor kelas dunia sekaligus digunakan sebagai arena pembinaan pembalap nasional melalui berbagai kejuaraan domestik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri