Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Suara Bergetar Bahas Anak Istri, Keir Starmer Peluk Victoria Usai Umumkan Mundur Jadi PM Inggris

Suara Bergetar Bahas Anak Istri, Keir Starmer Peluk Victoria Usai Umumkan Mundur Jadi PM Inggris Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan pidato penuh haru saat mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya setelah menjabat kurang dari dua tahun. Dirinya menegaskan akan meninggalkan jabatan tertinggi di pemerintahan tersebut demi fokus kembali kepada keluarganya.

Mantan pemimpin Partai Buruh ini terlihat sangat terharu saat membahas mengenai peran istri dan anak-anak di sela-sela pengumuman mundurnya di Downing Street, London. Dirinya secara khusus memberikan pujian mendalam bagi sang istri, Victoria Starmer, yang selama ini dinilai telah menjadi penopang utama hidupnya.

"And ketika saya meninggalkan pekerjaan terbesar di negara ini, saya akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk pekerjaan yang paling penting," kata Starmer.

"Menjadi suami terbaik yang saya bisa untuk istri saya yang fantastis, Vic, yang telah menjadi penopang di sisi saya melewati masa-masa senang maupun susah, dan menjadi ayah terbaik yang saya bisa bagi anak-anak saya yang cantik, yang merupakan kebanggaan dan kebahagiaan saya," ujarnya dengan suara bergetar.

Setelah menutup pidato emosional tersebut, Starmer langsung memeluk erat sang istri yang setia mendampinginya di podium. Dirinya kemudian berjalan masuk kembali ke dalam kantor resminya di 10 Downing Street.

Starmer mengaku mengambil keputusan besar untuk meletakkan jabatannya ini dengan perasaan yang sangat lapang dada. Dirinya secara terbuka menyadari bahwa ia bukan lagi sosok yang tepat untuk menakhodai Partai Buruh dalam menghadapi kontestasi pemilu berikutnya.

"Pertanyaan yang diajukan partai saya sekarang adalah apakah saya orang yang paling tepat untuk memimpin kita menuju pemilu berikutnya. Saya telah mendengar jawaban partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawaban itu dengan lapang dada," kata Starmer.

"Setiap keputusan yang saya ambil adalah untuk mengutamakan negara yang saya cintai. Itulah mengapa saya akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh," ucapnya dengan suara bergetar.

Baca Juga: PM Inggris Mundur! Pidato Emosional Keir Starmer, Akhiri Jabatan Setelah Kurang dari Dua Tahun

Langkah pengunduran diri dari posisi ketua partai politik yang tengah berkuasa ini otomatis akan mengakhiri masa baktinya sebagai kepala pemerintahan Inggris. Jajaran internal Partai Buruh dijadwalkan bakal segera menggelar agenda pemilihan ketua umum baru guna mencari sosok perdana menteri selanjutnya.

Proses pemilihan internal untuk mencari suksesor baru di tubuh Partai Buruh tersebut akan resmi digulirkan mulai 9 Juli mendatang. Starmer memastikan diri akan tetap menjalankan tugas operasional sebagai perdana menteri hingga figur penggantinya resmi terpilih pada September nanti.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: