Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengibaratkan upaya membangun dan memajukan negara seperti sebuah pertandingan sepak bola yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh rakyat.
Menurut Prabowo, Indonesia saat ini tengah bersaing dengan banyak negara sehingga semangat persatuan dan kekompakan menjadi faktor penting untuk memenangkan persaingan global tersebut.
Baca Juga: Amerika Tak Patahkan Semangat Iran di Piala Dunia: Kami Datang dengan Bangga, Pulang dengan Martabat
Prabowo menilai masyarakat seharusnya bertindak layaknya suporter yang memberikan dukungan kepada timnya sendiri ketika sedang bertanding, bukan justru menjatuhkan semangat tim di tengah pertandingan.
"Kalau kita dalam pertandingan gitu ya, kita jadi suporter kan kita dukung satu tim, 'Ayo maju, maju, maju'. Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara, harusnya bangsa ini kompak," ujar Prabowo, dikutip Kamis (25/6).
Menurutnya, kritik terhadap pemerintah atau kebijakan negara tetap diperlukan. Namun, ia menegaskan bahwa koreksi sebaiknya dilakukan setelah proses berjalan, bukan ketika bangsa sedang berupaya mengejar berbagai target pembangunan dan pertumbuhan.
Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut seperti pertandingan sepak bola, di mana pemain yang sedang berada di lapangan membutuhkan dukungan dari rekan setim maupun para pendukung.
"Nanti begitu sudah selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main sepak bola 'Salah! Goblok!'. Wah, lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin temen sendiri, kesebelasan sendiri," katanya.
Ia menilai kebiasaan terlalu cepat menyalahkan dan meremehkan hasil kerja bangsa sendiri dapat menghambat kemajuan Indonesia.
Menurut Prabowo, semangat untuk mendukung pencapaian nasional harus lebih dikedepankan, sementara evaluasi dan perbaikan dapat dilakukan setelah target-target yang sedang diperjuangkan berhasil dicapai.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyinggung fenomena demonstrasi yang belakangan terjadi. Ia mengaku mengetahui pihak-pihak yang mendanai aksi tersebut dan mengingatkan agar seluruh elemen bangsa lebih mengutamakan persatuan dalam menghadapi tantangan nasional.
Bagi Prabowo, Indonesia saat ini membutuhkan solidaritas dan optimisme agar mampu bersaing dengan negara-negara lain yang terus bergerak maju dalam bidang ekonomi, teknologi, dan pembangunan.
Baca Juga: Tak Ditahan Soal Ijazah Jokowi, Roy Suryo Berpeluang Aman untuk Pergi ke Luar Negeri
"Jadi kayaknya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri," pungkas Prabowo.