Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengakuan Dokter Tifa Usai Ditangkap, Klaim Diadang 4 Mobil hingga Tensi Naik Drastis

Pengakuan Dokter Tifa Usai Ditangkap, Klaim Diadang 4 Mobil hingga Tensi Naik Drastis Kredit Foto: Channel Youtube Dokter Tifa Lifestyle
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengungkap kronologi penangkapannya dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Tifa, saat itu ia hendak berangkat untuk mengikuti ujian disertasi secara daring. Namun mobil yang ditumpanginya tiba-tiba terhalang saat akan keluar dari area parkir apartemen.

Ia mengaku melihat dua mobil besar mengadang dari depan dan belakang. Beberapa kendaraan lain juga disebut sudah bersiaga di area lobi.

"Feeling saya menyatakan, 'Hmm, ini dia harinya.' Karena feeling saya, 'Ini pasti polisi,'" kata Tifa.

Tak lama kemudian, sejumlah pria berpakaian hitam mendatangi kendaraannya. Tifa mengaku langsung mengenali mereka sebagai anggota kepolisian.

Menurut Tifa, penyidik sempat menanyakan soal kewajiban lapor yang disebut tidak dijalankannya. Ia membantah tudingan tersebut karena mengaku memang berencana menuju Polda Metro Jaya.

"Mereka menyapa, 'Selamat pagi dokter Tifa, gimana dok kok enggak wajib lapor?'" tuturnya.

Tifa mengatakan penyidik kemudian menunjukkan surat penangkapan. Ia mengaku memilih tidak menandatangani dokumen tersebut dan meminta menunggu kedatangan kuasa hukumnya.

Meski demikian, Tifa akhirnya bersedia ikut dengan syarat tetap dapat mengikuti ujian yang sudah dijadwalkan. Permintaan tersebut disebut disetujui oleh penyidik.

Setelah menjalani ujian dan pemeriksaan, Tifa mengaku belum mendapatkan makanan sejak pagi. Kondisi itu disebut membuat tekanan darahnya meningkat hingga mencapai 165 mmHg.

"Dari jam 8 sampai jam 11.30, bayangkan dalam kondisi tidak makan," ujarnya.

Ia juga mengaku sempat ditempatkan di sel tahanan bersama beberapa orang lain. Menurut Tifa, makanan baru diberikan setelah dirinya menyampaikan keluhan kepada pihak terkait.

Baca Juga: Roy Suryo & Dokter Tifa Lawan Balik Polisi, Sidang Ini Bisa Bongkar Semuanya!

Kondisi tersebut disebut membuat penyakit GERD yang dideritanya kambuh. Tifa mengatakan dirinya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan.

"Ketika saya diperiksa di UGD, ternyata pihak rumah sakit menyatakan bahwa saya tidak sehat dan saya harus dirawat," tuturnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy