Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Mau Sejahterakan Rakyat Lewat MBG dan Kopdes, Tapi Kenapa Justru Tersandung?

Prabowo Mau Sejahterakan Rakyat Lewat MBG dan Kopdes, Tapi Kenapa Justru Tersandung? Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wartawan senior Hersubeno Arief menegaskan tidak ada yang meragukan niat baik Presiden Prabowo Subianto dalam menyejahterakan rakyat melalui program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, menurutnya, dalam kebijakan publik niat baik saja tidak cukup. Keberhasilan program ditentukan oleh kesiapan yang matang, mulai dari perencanaan hingga mitigasi risiko.

"Tidak ada yang meragukan niat pemerintah, Bapak Prabowo membangun ekonomi desa. Kemudian gagasan memperkuat koperasi desa pada dasarnya kan merupakan ide yang baik. Sama halnya juga dengan soal program Makan Bergizi Gratis," ucap Hersu dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Jumat (26/6).

"Tetapi kan dalam kebijakan publik, niat baik saja itu tidak cukup. Yang menentukan keberhasilan adalah kualitas perencanaan, mitigasi risiko, transparansi pengadaan, dan kemampuan mengantisipasi persoalan sebelum menjadi krisis," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui persoalan Program MBG terletak pada perencanaan.

Baca Juga: Alarm Bahaya Kopdes Merah Putih: Program Belum Beroperasi, Nyawa Sudah Melayang

Luhut menegaskan bahwa perencanaan program MBG memang belum disiapkan secara matang sehingga menimbulkan berbagai persoalan dalam pelaksanaannya. Menurutnya, masalah tersebut dapat dihindari sejak awal jika penyusunan program dilakukan melalui kajian komprehensif.

"Jadi kita habis waktu bertengkar sesama kita, yang sebenarnya enggak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya, dilakukan dengan proper. Jadi masalah kita adalah ide-ide besar presiden tidak kita siapkan perencanaannya yang matang. Itu salah kita semua lah," ujarnya dalam sebuah seminar di kantornya, Kamis (25/6/2026).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya