Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Digempur Mobil China, Volkswagen Disebut Bakal PHK 100 Ribu Buruh

Digempur Mobil China, Volkswagen Disebut Bakal PHK 100 Ribu Buruh Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Volkswagen Group dikabarkan tengah menyiapkan program efisiensi besar-besaran yang berpotensi berdampak pada sekitar 100 ribu pekerja. Langkah tersebut muncul di tengah tekanan persaingan yang semakin ketat dari produsen otomotif asal China, terutama di segmen kendaraan listrik.

Mengutip laporan Manager Magazin yang dilansir Reuters, program efisiensi itu dipicu oleh anjloknya laba Volkswagen Group hingga 44% pada tahun lalu. Persaingan dengan produsen mobil China yang agresif meluncurkan model baru, khususnya kendaraan listrik, disebut menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja perusahaan.

Sejumlah sumber menyebut Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen, Oliver Blume, bersama Chief Financial Officer (CFO) Volkswagen, Arno Antlitz, telah menggelar serangkaian pertemuan untuk menyusun rencana restrukturisasi. Dalam skenario yang sedang dibahas, sekitar 100 ribu pekerja berpotensi terdampak.

Program efisiensi tersebut tidak hanya mencakup pengurangan tenaga kerja. Manajemen juga dikabarkan mengkaji penutupan empat fasilitas produksi di Jerman, pemangkasan belanja investasi, pengurangan biaya administrasi, serta perombakan struktur organisasi grup.

Empat fasilitas yang disebut berpotensi terdampak meliputi pabrik Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Produksi di fasilitas tersebut dilaporkan akan dihentikan setelah siklus model yang saat ini diproduksi berakhir. Jika direalisasikan, lebih dari 45 ribu lapangan kerja yang terkait dengan pabrik-pabrik tersebut berisiko terdampak.

Selain itu, Volkswagen juga dikabarkan mempertimbangkan pemisahan merek utama Volkswagen dari bisnis komponen kendaraan guna menyederhanakan struktur perusahaan dan meningkatkan fleksibilitas bisnis di tengah persaingan global.

Baca Juga: Cegah PHK Massal, Pemerintah Resmi Pangkas Harga LNG Industri Jadi 13 Dolar AS

Baca Juga: Krisis Gas Industri Mengancam, 23 Ribu Pekerja Kena PHK Hingga Mei 2026

Hingga kini, Volkswagen belum memberikan konfirmasi resmi terkait rincian rencana tersebut. Juru bicara perusahaan hanya menyatakan pembahasan masih berlangsung melalui mekanisme internal, namun mengakui perusahaan perlu mengambil langkah besar agar tetap kompetitif di pasar global.

Di sisi lain, serikat pekerja IG Metall bersama dewan pekerja Volkswagen menolak rencana tersebut dan menyatakan siap menentang setiap kebijakan yang dinilai merugikan karyawan. Kejelasan mengenai restrukturisasi diperkirakan akan mulai terungkap dalam rapat dewan pengawas pada 9 Juli 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Annisa Nurfitri