Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rupiah Menguat ke level Rp17.879 per Dolar AS

Rupiah Menguat ke level Rp17.879 per Dolar AS Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nilai tukar rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (29/6/2026). 

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.879 per dolar AS, menguat 43 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan rupiah terjadi di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang masih melemah terhadap dolar AS. Pelaku pasar masih mencermati prospek kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Selain rupiah, ringgit Malaysia juga mencatat penguatan sebesar 0,40 persen terhadap dolar AS. Sementara itu, peso Filipina menguat tipis sebesar 0,06 persen.

Di sisi lain, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan setelah turun 0,49 persen terhadap dolar AS. Pelemahan juga dialami rupee India yang terkoreksi 0,27 persen.

Adapun baht Thailand melemah 0,12 persen, diikuti dolar Taiwan yang turun 0,07 persen. 

Baca Juga: Kenapa Rupiah Bisa Naik atau Turun? Begini Cara Nilai Tukar Ditentukan

Baca Juga: Rupiah Terkapar, Nasabah Kaya Mulai Alihkan Aset ke Dolar AS

Sementara itu, dolar Singapura dan yuan China masing-masing terkoreksi 0,06 persen terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Pergerakan yang beragam di kawasan Asia menunjukkan pasar masih dibayangi ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan perkembangan ekonomi global. 

Meski demikian, penguatan rupiah pada awal pekan ini memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan domestik setelah mata uang Garuda sempat mendekati level Rp18.000 per dolar AS pada perdagangan sebelumnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra