Kredit Foto: PSI
Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti optimisme Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pasti akan lolos ke Parlemen pada Pemilu 2029.
Menurut Adi, anatomi kekuatan politik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) terletak pada caleg-caleg yang diusung partai, bukan pada figur Jokowi.
Adi juga menyoroti adanya ceruk besar pemilih yang belum terikat dengan partai politik.
"Ada sekitar 80% masyarakat kita yang hari ini tidak merasa dekat atau tidak menjadi bagian dari partai politik tertentu. Ini adalah ceruk pasar pemilih yang bisa dikapitalisasi. Tentu saja bukan hanya bagi PSI, tapi semua partai-partai politik punya kesempatan untuk memenangkan pertarungan," ungkap Adi dalam Kanal YouTube Adi Prayitno, dikutip Senin (29/6).
Adi menambahkan, Pemilu 2029 akan menjadi ujian apakah PSI tetap gagal seperti periode sebelumnya atau justru untuk pertama kalinya berhasil lolos ke Parlemen bersama Jokowi.
Sebelumnya, saat menghadiri Rakorda DPD PSI Tulang Bawang, Lampung, Jumat (26/6/2026), Jokowi menyatakan optimis PSI akan berhasil masuk ke Parlemen pada Pemilu 2029.
Menurut Jokowi, hal itu bisa terwujud jika seluruh struktur partai bekerja hingga ke tingkat paling bawah dan selalu hadir di tengah masyarakat.
"Misalnya ada tetangganya yang kematian, datang takziah. Ada tetangganya yang kawinan, datang mengucapkan ikut bahagia. Ada persaudaraan yang agak jauh, sakit kalau perlu diantar ke rumah sakit. Tindakan-tindakan seperti itulah yang akan memberikan nama baik kepada PSI. PSI itu selalu mengawal dan mendampingi rakyat pada saat sulit pada saat kesusahan," ujarnya.
Baca Juga: PSI Incar Pemilih Jokowi, Tapi Segmen Itu Sudah Dikuasai Golkar, Gerindra, PDIP
Jokowi menegaskan, kerja kolektif dari DPP hingga DPRt akan menjadi kunci.
"Saya yakin apabila ini kita lakukan bersama-sama dari tingkat DPP, DPW, DPD. DPC sampai DPRt kita bekerja bersama-sama, saya yakin nanti tahun 2029 PSI, kalau persoalan masuk parlemen itu, saya tidak mendahului saya berani memastikan pasti masuk parlemen," kata dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: