Dukun Ghana yang Klaim ‘Kutuk’ Harry Kane Kini Ramal Argentina Tersingkir, Lionel Messi Jadi Target Berikutnya
Kredit Foto: Ist
Klaim kontroversial kembali mewarnai Piala Dunia 2026 setelah dukun asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, memprediksi Argentina akan tersingkir secara mengejutkan saat menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar.
Ramalan tersebut langsung menjadi sorotan karena Bonsam sebelumnya sempat viral usai mengaku mengutuk kapten Inggris Harry Kane agar gagal mencetak gol ketika menghadapi Ghana di fase grup.
Kini, sosok yang menyebut dirinya sebagai "dukun paling sakti di dunia" itu mengalihkan perhatiannya kepada Lionel Messi dan timnas Argentina yang berstatus juara bertahan.
Bonsam meyakini perjalanan Albiceleste akan berakhir lebih cepat setelah kalah dari Cape Verde, tim debutan yang menciptakan kejutan dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Meski tidak menyampaikan bagaimana prediksi itu akan terjadi, pernyataannya kembali memancing perdebatan di kalangan penggemar sepak bola karena rekam jejak klaimnya terhadap Harry Kane.
Sebelum Inggris menghadapi Ghana pada fase grup, Bonsam secara terbuka mengaku telah melakukan ritual khusus agar striker Bayern Munchen tersebut gagal mencetak gol.
Kala itu ia mengatakan tidak berniat mencederai Kane, tetapi hanya ingin menghentikan ketajamannya demi membantu Ghana meraih kemenangan.
"Saya sedang mengerjakan Harry Kane. Saya tidak ingin dia mengalami cedera serius, tetapi saya akan melakukan cukup banyak agar dia tidak bisa mencetak gol saat menghadapi Ghana. Saya akan melakukan tugas saya untuk membantu Ghana menang," ujar Bonsam beberapa waktu lalu sebelum pertandingan Inggris lawan Ghana.
Pertandingan tersebut memang berakhir tanpa gol, sekaligus menjadi satu-satunya laga sepanjang Piala Dunia 2026 di mana Kane gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Hasil itu membuat klaim Bonsam ramai diperbincangkan, meski tidak ada bukti yang mengaitkan hasil pertandingan dengan ritual yang diakuinya.
Setelah pertandingan usai, Bonsam kembali muncul dengan pernyataan baru yang tak kalah kontroversial.
Ia mengklaim telah mencabut "kutukan" terhadap Kane dan bahkan menyebut akan menamai salah satu anaknya dengan nama Harry karena menganggap sang striker bukan musuhnya.
"Saya adalah dukun paling sakti di dunia. Harry Kane bukan musuh saya. Saya bahkan akan memberi nama salah satu anak saya Harry," kata Bonsam.
Tak lama setelah pernyataan tersebut, Kane kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ketika Inggris mengalahkan Panama 2-0 pada pertandingan berikutnya.
Momen itu membuat nama Bonsam kembali ramai dibicarakan di media sosial, meski banyak pihak menganggap seluruh klaim tersebut hanyalah kebetulan dan bagian dari upaya mencari perhatian.
Kini perhatian publik tertuju pada laga Argentina melawan Cape Verde yang akan menentukan apakah prediksi terbaru Bonsam kembali menjadi bahan perbincangan atau justru berakhir sebagai ramalan yang meleset.
Baca Juga: Golden Boot Piala Dunia 2026 Memanas, Jalur Messi Lebih Ringan tapi Ancaman Datang dari Mana-mana
Cape Verde sendiri menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah sukses menembus babak gugur pada penampilan perdana mereka di ajang tersebut.
Sementara Argentina datang dengan status salah satu favorit juara berkat performa impresif Lionel Messi dan rekan-rekannya sepanjang fase grup.
Kebenaran ramalan Bonsam pun baru akan terjawab ketika Argentina menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: