Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Iran Tak Akan Lupakan Jasa Meksiko di Piala Dunia 2026: Tijuana Adalah Rumah Kedua

Iran Tak Akan Lupakan Jasa Meksiko di Piala Dunia 2026: Tijuana Adalah Rumah Kedua Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tim Nasional Iran menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Meksiko di Piala Dunia 2026. Meski perjalanan mereka berakhir di piala dunia, tim tersebut tak melupakan jasa dari negara terkait, bahkan menyebutnya sebagai rumah kedua.

Iran menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan tidak akan pernah melupakan kebaikan yang mereka terima selama berada di negara tersebut. Ucapan itu disampaikan melalui pernyataan resmi tim setelah mereka dipastikan tersingkir pada fase grup di Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Harga Bensin Masih Kemahalan, Presiden Curiga Ada Permainan di Tengah Redanya Konflik Iran-Amerika

"Keramahtamahan sejati adalah tentang rasa hormat, kemanusiaan, dan martabat. Kami tidak akan pernah melupakan kebaikan masyarakat Tijuana," ungkap Timnas Iran, dikutip Rabu (1/7).

Sebagai bentuk penghargaan, mereka menyebut hubungan yang terjalin selama turnamen akan terus dikenang. Hal ini bisa menambah hubungan diplomatik dari Iran dan Meksiko.

"Meksiko akan selalu menjadi lebih dari sekadar negara tuan rumah bagi kami; Meksiko adalah rumah kedua dan tim kedua kami mulai hari ini dan seterusnya," demikian isi pernyataan tersebut.

Kedekatan Iran dan Meksiko bermula setelah ketegangan politik antara Teheran dan Washington. Ketegangan itu memaksa tim mereka memindahkan pusat latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana di Piala Dunia 2026.

Selama kompetisi berlangsung, kota tersebut menjadi markas utama Iran. Dari kota tersebut, tim harus bolak-balik untuk menjalani pertandingan sebelum kembali lagi ke Meksiko. Meski Amerika Serikat memberikan kelonggaran aturan perjalanan menjelang laga terakhir, mereka tetap diwajibkan kembali ke Tijuana.

Sebelumnya, Iran juga sempat meninggalkan pesan terima kasih di ruang ganti Stadion SoFi, Los Angeles. Namun penghormatan terbesar mereka kali ini diberikan kepada masyarakat kota terkait yang dinilai telah menerima rombongan mereka dengan penuh kehangatan.

Selain Meksiko, Iran juga memberikan apresiasi kepada Mesir. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa nilai-nilai kemanusiaan akan selalu melampaui hasil pertandingan.

"Piala Dunia akan berakhir. Para penyelenggara akan berganti. Tetapi Iran, Mesir dan Meksiko yang dibangun di atas kebenaran, rasa hormat dan martabat manusia akan tetap bertahan sepanjang sejarah," tulis Timnas Iran.

Meski gagal melaju ke babak gugur setelah gol kemenangan atas Mesir dianulir akibat offside tipis, Iran memilih menutup perjalanan mereka dengan menyampaikan penghormatan kepada masyarakat yang telah mendukung selama turnamen.

Baca Juga: Kelangkaan Bensin Akan Terus Menghantui Rusia Selama Moskow Kejar Donbas, Tegas Presiden Ukraina

Bagi Iran, keramahan yang diberikan warga Tijuana menjadi salah satu kenangan paling berharga sepanjang Piala Dunia 2026. Karena itu, mereka menegaskan Meksiko tidak lagi hanya dikenang sebagai salah satu tuan rumah turnamen, melainkan sebagai rumah kedua yang akan selalu memiliki tempat istimewa di hati Tim Melli.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: