Dihadiri Pejabat Tinggi dari 40 Negara, Iran Bocorkan Sejumlah Agenda di Pemakaman Ali Khamenei
Kredit Foto: Istimewa
Iran tengah memastikan kelancaran seluruh rangkaian pemakaman dari Ayatollah Seyed Ali Khamenei. Selain menerapkan standar keagamaan dan hukum yang ketat, pemerintah juga menyiapkan pengamanan serta pengaturan khusus karena prosesi tersebut akan dihadiri pejabat tinggi dan kepala negara dari sekitar 40 negara.
Dikutip dari Tasnim, Kamis (2/7), Juru Bicara Penyelenggara Prosesi Pemakaman, Iman Attarzadeh mengatakan penghormatan terakhir kepada eks pemimpin tertinggi itu tidak hanya akan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar, tetapi juga tokoh politik, agama, akademisi, budayawan hingga para elite dari berbagai negara.
Baca Juga: Prabowo Beri Ultimatum, Hukum Tidak Boleh Menjadi Alat Balas Dendam Politik di Indonesia
Menurut Attarzadeh, kehadiran para tamu internasional menjadi bentuk penghormatan terhadap posisi dan pengaruh Ayatollah Ali Khamenei.
Ia menyebut pejabat senior serta kepala negara dari sekitar 40 negara dijadwalkan hadir dalam rangkaian upacara yang akan digelar di Teheran.
Attarzadeh juga memastikan jenazah politikus beserta anggota keluarganya hingga kini masih disemayamkan dengan penuh penghormatan.
Ia menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan agama dan hukum yang berlaku serta belum dilakukan pemakaman maupun penguburan.
Untuk mengakomodasi besarnya jumlah pelayat, pemerintah telah menyiapkan berbagai pengaturan teknis di Tehran Prayer Grounds (Mosalla). Ia akan menjadi lokasi utama penghormatan terakhir.
Mulai Sabtu, 4 Juli, pukul 06.00 waktu setempat hingga seluruh rangkaian acara selesai, area tersebut akan dibuka selama 24 jam penuh agar masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir.
Panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pembacaan Al-Qur'an, pembacaan syair duka, pembacaan puisi hingga ritual berkabung yang akan berlangsung sepanjang prosesi.
Karena diperkirakan jutaan pelayat dari berbagai wilayah serta tamu internasional akan memadati lokasi, panitia meminta setiap pengunjung membatasi waktu berada di area utama sekitar 10 hingga 15 menit setelah menyampaikan penghormatan.
Kebijakan tersebut diterapkan agar lebih banyak masyarakat memiliki kesempatan mengikuti prosesi penghormatan terakhir.
Iran juga telah menyusun agenda khusus yang dinilai memiliki nilai historis bagi keluarga Khamenei. Attarzadeh mengatakan pada 8 Juli mendatang, jenazah mereka akan dibawa ke sejumlah tempat suci di Irak. Salah satu dari tempat tersebut yakni makam Imam Ali, Imam Hussein dan Abbas ibn Ali.
Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi ziarah yang sangat istimewa karena merupakan kunjungan pertama ke kota-kota suci Karbala dan Najaf dalam kurun waktu 69 tahun. Ia menyebut kunjungan terakhir mereka ke wilayah tersebut terjadi pada 1957.
Baca Juga: Amerika Serikat Klaim Minyak Iran Kini Hanya Dibeli Satu Negara di Dunia
Dengan kehadiran delegasi dari puluhan negara serta rangkaian acara yang disusun secara rinci, pemerintah menunjukkan bahwa prosesi penghormatan terakhir bagi Ayatollah Ali Khamenei. Pemakamannya dipersiapkan secara khusus, baik dari sisi keagamaan, diplomatik maupun pengelolaan jutaan pelayat yang diperkirakan akan memadati Teheran.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: