- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Lahan PT KAI Clear, Pembangunan Rusun Tanah Abang Jakarta Pusat Dipastikan Mulai Tahun Ini
Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memastikan proyek strategis pembangunan rumah susun (rusun) di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan segera dieksekusi.
Infrastruktur hunian vertikal yang ditargetkan mulai dibangun tahun ini tersebut diproyeksikan sebagai solusi penataan kawasan perkotaan, khususnya untuk merelokasi warga yang saat ini bermukim di bantaran rel.
Direktur Jenderal Kawasan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menegaskan kepastian berjalannya mega-proyek ini didapat setelah rampungnya proses verifikasi administrasi dan legalitas lahan. Ia menambahkan, seluruh dokumen kepemilikan aset telah diserahkan secara utuh oleh pihak PT KAI.
"PT KAI sudah menyampaikan seluruh dokumen asetnya. ATR/BPN dan PKP juga sudah melakukan pengecekan sehingga sudah sangat jelas bahwa lahan Tanah Abang merupakan milik PT KAI," ujar Sri dalam jumpa pers capaian kinerja Semester I Kementerian PKP di Jakarta, dikutip Kamis (2/7/2026).
Melalui proses validasi berlapis yang melibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dipastikan bahwa lahan yang akan disulap menjadi hunian vertikal tersebut sah berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik perusahaan pelat merah perkeretaapian itu.
Di sisi lain, Sri turut menyampaikan realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan hingga 30 Juni 2026 telah mencapai Rp20,3 triliun. Capaian tersebut menjadi dasar penambahan plafon KUR Perumahan menjadi Rp50 triliun.
Baca Juga: Bebaskan Pajak Lahan Meikarta, Menkeu Purbaya: Pejabat yang Melawan Saya Pecat!
Baca Juga: DPR soal Latsarmil yang Telan Korban Jiwa, Dianggap Tanamkan Nilai 'Menikah dengan Tugas' dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi
"Secara wilayah, Provinsi Jawa Tengah menjadi penyerap terbesar KUR Perumahan dengan nilai mencapai Rp4,6 triliun. Sementara itu, berdasarkan lembaga penyalur, Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat realisasi tertinggi sebesar Rp10,55 triliun," jelas Sri.
Untuk Program FLPP, realisasi penyaluran subsidi perumahan telah mencapai 93.339 unit rumah. Berdasarkan bank penyalur, Bank Tabungan Negara (BTN) masih menjadi yang terbesar dengan realisasi 45.726 unit. Dari sisi asosiasi pengembang, Realestat Indonesia (REI) mencatat penyaluran tertinggi sebanyak 38.855 unit, sedangkan Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan realisasi FLPP terbesar, yakni mencapai 23.021 unit.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Dwi Aditya Putra