Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Ungkap Dua Emiten Ini yang Masuk ke Kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi

BEI Ungkap Dua Emiten Ini yang Masuk ke Kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) memiliki tingkat kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration (HSC). Sejumlah terbatas pemegang saham menguasai 97,35% saham DGWG dan 96,09% saham HATM.

Pengumuman HSC untuk DGWG diterbitkan berdasarkan struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 25 Juni 2026. BEI dan KSEI menyatakan pemegang saham dalam jumlah terbatas secara agregat menguasai 97,35% dari total saham DGWG.  

Sementara itu, pengumuman HSC HATM mengacu pada struktur kepemilikan saham per 30 Juni 2026. Sejumlah terbatas pemegang saham secara agregat menguasai 96,09% dari total saham HATM dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.  

Dengan komposisi tersebut, porsi saham yang berada di luar kelompok pemegang saham terkonsentrasi tercatat sekitar 2,65% pada DGWG dan 3,91% pada HATM. Kondisi ini menunjukkan ruang perdagangan saham di pasar sekunder dapat lebih terbatas dibandingkan emiten dengan sebaran kepemilikan yang lebih luas.

Baca Juga: BEI Suspensi Saham Karena Ekuitas Negatif, COCO Malah Siapkan Rights Issue Rp1,28 Triliun

Baca Juga: BEI Berlakukan Suspensi Massal 19 Saham, WSBP dan AirAsia Indonesia Masuk Daftar

BEI dan KSEI menegaskan pengumuman kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang pasar modal.  

Pengumuman untuk DGWG tercantum dalam Nomor Peng-00014-HSC/BEI.WAS/06-2026 dan KSEI-4448/DIR/0626, tertanggal 30 Juni 2026. Adapun HATM tercantum dalam Nomor Peng-00015-HSC/BEI.WAS/07-2026 dan KSEI-4628/DIR/0726, tertanggal 1 Juli 2026.  

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri