Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pramono Siapkan Jembatan Gembok Cinta di Kuningan, Jadi Bagian Penataan HR Rasuna Said

Pramono Siapkan Jembatan Gembok Cinta di Kuningan, Jadi Bagian Penataan HR Rasuna Said Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menghadirkan Jembatan Gembok Cinta di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari penataan koridor tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas itu akan dibangun di atas Sungai Cideng, bukan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Nantinya akan dibangun tiga hingga empat jembatan kecil yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memasang gembok cinta bersama pasangan mereka.

“Dalam penataan Jalan H.R. Rasuna Said, ada Sungai Cideng, dan akan dibangun jembatan kecil-kecil di atasnya,” kata Pramono dikutip ANTARA, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Pramono, konsep tersebut diharapkan dapat menghadirkan ruang publik yang menarik sekaligus menjadi daya tarik baru di kawasan Kuningan. Ia membayangkan deretan jembatan itu akan dipenuhi gembok cinta sehingga menciptakan suasana yang lebih berwarna.

“Warga Jakarta nanti akan datang ke sana bersama pasangannya dan memasang gembok di lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan lokasi Jembatan Gembok Cinta nantinya berada di sekitar Halte Integritas yang baru diresmikan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan melengkapi wajah baru kawasan H.R. Rasuna Said yang tengah ditata pemerintah.

Pramono menegaskan pemasangan gembok cinta tidak akan dilakukan di JPO, melainkan di jembatan-jembatan kecil yang dibangun khusus di atas aliran Sungai Cideng.

Baca Juga: Pramono Siapkan Obligasi Jakarta Rp3,5 Triliun Usai Dana Transfer Dipangkas

Baca Juga: Aturan Ganjil Genap Jakarta Berubah? Pramono Anung Buka Suara

Sebelumnya, Pemprov DKI telah merampungkan penataan Jalan H.R. Rasuna Said sepanjang 3,8 kilometer. Pramono optimistis kawasan tersebut akan berkembang menjadi salah satu ikon baru Jakarta.

“Saya yakin jalan ini akan menjadi landmark baru bagi Jakarta karena semua orang melihat sekarang jauh menjadi lebih tertata, lebih rapi,” katanya.

Penataan Jalan H.R. Rasuna Said meliputi perbaikan trotoar, pembongkaran 109 tiang monorel mangkrak, penyesuaian elevasi antara jalur cepat dan jalur lambat, serta penataan lanskap. Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp91 miliar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: