Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Persaingan Prabowo–Jokowi Produk Sistem Politik, Koalisi Pun Saling Jegal

Persaingan Prabowo–Jokowi Produk Sistem Politik, Koalisi Pun Saling Jegal Kredit Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Akademisi dari Cross Culture Institute, Ali Syarief, meminta publik untuk tidak terlalu menduga-duga seolah Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akan saling menjatuhkan secara pribadi.

Menurut Ali, dinamika saling bersaing atau menjegal bukan karena hubungan personal, melainkan konsekuensi dari sistem politik yang mendorong partai-partai berkoalisi untuk berebut kekuasaan.

"Tidak perlu menduga-duga; bahwa Prabowo-Jokowi akan saling bersaing dan menjatuhkan, karena itu produk dari sistem politiknya. Bahkan partai-partai yang berkoalisi dengannya, akan saling menjegal - karena mengejar dan berlomba pada kekuasaan," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (7/7).

Sebagai informasi, laporan Majalah Tempo mengindikasikan bahwa hubungan Prabowo dan Jokowi mulai mendingin. Prabowo disebut jarang merespons permintaan Jokowi untuk bertemu secara privat. Pada awal Juni 2026, Jokowi bahkan tidak diundang dalam peringatan resmi Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

Baca Juga: Tak Lepas dari Panggung Politik, Jokowi Bidik Jawa Tengah

Selain itu, hubungan kerja antara Presiden Prabowo dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi, dilaporkan tidak harmonis. Gibran dinilai memiliki ruang gerak terbatas dalam kebijakan taktis. Contohnya terlihat pada pembahasan RUU Statistik/Satu Data, di mana koordinasi Badan Pusat Statistik (BPS) dialihkan dari yang semula melapor ke Wakil Presiden menjadi langsung di bawah kendali penuh Presiden.

Kebijakan ekonomi Prabowo juga mulai bergeser, tidak lagi memprioritaskan barisan pengusaha besar yang sebelumnya dominan dan dekat dengan lingkaran kekuasaan era Jokowi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya