Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

25 Tahun Universitas Binawan, Ribuan Lulusan Berprofesi di Berbagai Negara

25 Tahun Universitas Binawan, Ribuan Lulusan Berprofesi di Berbagai Negara Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka lulusan pendidikan tinggi mencapai 6,23 persen pada Februari 2025. Pemerintah juga menyebut masih terdapat sekitar 1,01 juta lulusan perguruan tinggi yang belum terserap dunia kerja.

Merespons tantangan dunia kerja, Universitas Binawan pada peringatan Dies Natalis ke-25 mempertegas komitmen membangun pendidikan tinggi lewat tema "Anchored in Akhlaq, Driven by Digital Innovation, Positioned for the World".

Selama 25 tahun, Universitas Binawan mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan daya saing lulusan, riset, dan kolaborasi internasional. Berdasarkan hasil tracer study, sebanyak 93 persen lulusannya memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus.

Capaian tersebut didukung lebih dari 100 kerja sama dengan perguruan tinggi, rumah sakit, instansi pemerintah, organisasi profesi, dan mitra industri di dalam maupun luar negeri. Kerja sama itu mencakup pengembangan kurikulum berbasis industri, penelitian, pertukaran akademik, hingga pembukaan akses karier global bagi mahasiswa dan alumni.

Hingga kini, lebih dari 2.000 alumni Universitas Binawan telah bekerja di berbagai negara, khususnya sebagai tenaga keperawatan profesional di Australia, Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Pada 2026, universitas kembali memberangkatkan alumni untuk bekerja di Austria dan Australia.

Di bidang akademik, Universitas Binawan pada 2026 berhasil meraih predikat Klaster Utama Kapasitas Riset dan Inovasi serta menambah tujuh dosen bergelar doktor.

Ketua Yayasan Binawan, Said Saleh Alwyni, mengatakan usia ke-25 menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi universitas dalam mencetak sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing global.

"Kami bersyukur Universitas Binawan terus berkembang dengan tetap menjadikan akhlak sebagai fondasi utama, sekaligus mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Ke depan, kami ingin semakin banyak lulusan Binawan yang memberikan kontribusi, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia," ujar Said.

Baca Juga: Purbaya: Pemerintah Tetap Prioritaskan Anggaran Pendidikan 20 Persen dari APBN

Pelaksana Tugas Rektor Universitas Binawan, Prof. Henny Suzana Mediani, mengatakan tingkat serapan lulusan, peningkatan kapasitas riset, dan semakin luasnya peluang karier internasional menunjukkan transformasi universitas berjalan sesuai arah yang ditetapkan.

"Kami akan terus memperkuat mutu pendidikan, menghasilkan riset yang relevan, serta membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kompetensi global, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan," kata Henny.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: