Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Waspada! Bos OJK Ingatkan Modus Love Scam Kian Marak

Waspada! Bos OJK Ingatkan Modus Love Scam Kian Marak Kredit Foto: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti

Kiki menegaskan, ancaman penipuan digital saat ini tidak lagi menyasar kelompok tertentu. Siapa pun berpotensi menjadi korban, baik masyarakat berpendidikan tinggi maupun rendah, serta mereka yang memahami teknologi sekalipun.

Scam ini terjadi kepada siapa saja. Mau orang berpendidikan tinggi, yang mungkin tingkat pendidikannya kurang, orang yang terinformasi, semuanya bisa kena scam. Makanya ini benar-benar harus kita berantas secara bersama,” ujarnya.

Ia juga mengutip laporan The Economist yang menyebut industri penipuan digital kini telah berkembang menjadi bisnis bernilai miliaran dolar yang skalanya bahkan mulai menyamai perdagangan narkoba ilegal.

Baca Juga: Industri Pindar Raup Laba Rp1,08 Triliun, OJK Ingatkan Risiko

Karena itu, menurutnya, pendekatan penanganan juga harus berubah. Pemerintah, regulator, industri jasa keuangan, hingga masyarakat perlu berfokus pada upaya pencegahan sebelum korban berjatuhan.

“Perubahan-perubahan ini menuntut perubahan cara kita merespons. Kita tidak hanya mau merespons setelah kejadian, tetapi bagaimana kita bisa mengantisipasi risiko itu sebelum terjadi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai edukasi kepada masyarakat menjadi kunci karena dalam banyak kasus yang diretas bukanlah sistem perbankan, melainkan manusianya. Korban kerap secara sukarela memberikan data sensitif seperti PIN, password, maupun kode OTP kepada pelaku.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman