Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Ancam Kanada Bayar Ganti Rugi! Asap Kebakaran Hutan Disebut Racuni Udara AS

Trump Ancam Kanada Bayar Ganti Rugi! Asap Kebakaran Hutan Disebut Racuni Udara AS Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Trump kembali melontarkan ancaman kepada Kanada terkait asap kebakaran hutan yang menyelimuti sejumlah wilayah Amerika Serikat. Presiden AS itu bahkan menyebut udara negaranya telah "diracuni" dan membuka kemungkinan meminta ganti rugi hingga mengenakan tarif baru terhadap negara tetangganya tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Donald Trump setelah bertemu Perdana Menteri Kanada Mark Carney ketika menghadiri final Piala Dunia 2026. Trump mengaku telah menyampaikan protes secara langsung mengenai asap kebakaran hutan yang dinilai merugikan warga dan perekonomian AS.

Menurut Trump, asap dari kebakaran hutan di Kanada telah mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah negara bagian, terutama Michigan.

"Saya mengatakan kepadanya, 'Kalian harus menghentikan kebakaran ini yang datang dan meracuni udara kami. Udara kami telah diracuni,'" kata Trump kepada wartawan.

Trump kemudian menyinggung kemungkinan adanya konsekuensi ekonomi apabila Kanada tidak segera mengatasi persoalan tersebut.

"Mungkin mereka harus membayar ganti rugi atau kami akan mengenakan tarif. Banyak bisnis yang terpaksa tutup, terutama di Michigan. Jika melihat wilayah Detroit, semuanya harus ditutup," ujarnya.

Ancaman tersebut bukan kali pertama disampaikan Trump. Beberapa hari sebelumnya, ia juga mengeluhkan asap kebakaran hutan Kanada melalui media sosial Truth Social.

Dalam unggahannya, Trump menuduh pemerintah Kanada lalai mengelola kawasan hutan sehingga kebakaran terus meluas dan asapnya masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Ia bahkan menyebut AS sedang "diserbu" udara kotor dari Kanada dan kembali mengisyaratkan penerapan tarif sebagai bentuk tekanan.

Di sisi lain, pemerintah Kanada belum menunjukkan tanda akan merespons ancaman tersebut dengan kebijakan khusus. Perdana Menteri Ontario Doug Ford justru meminta Amerika Serikat membantu proses pemadaman api, bukan hanya melontarkan kritik.

Baca Juga: Trump Ogah Menunggu Lama, Tuntut Infantino Kembali Jadikan Amerika Serikat Tuan Rumah Piala Dunia

Berdasarkan data Canadian Wildland Fire Information System, hingga 18 Juli 2026 masih terdapat sekitar 955 kebakaran hutan aktif di seluruh Kanada.

Lebih dari 190 titik kebakaran berada di Provinsi Ontario dan sebagian besar masih belum berhasil dikendalikan petugas.

Krisis kebakaran hutan itu juga kembali memunculkan wacana lama dari sebagian politikus Partai Republik mengenai usulan Trump agar Kanada menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

Gagasan tersebut sebelumnya menuai penolakan luas di Kanada dan sempat memicu aksi boikot perjalanan ke Amerika Serikat oleh sebagian warga Kanada.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: