Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Percuma Teriak Stop MBG! Kepala BGN Baru: Tidak akan Ini Tender Politiknya Prabowo

Percuma Teriak Stop MBG! Kepala BGN Baru: Tidak akan Ini Tender Politiknya Prabowo Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Warta Ekonomi, Jakarta -

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan di tengah derasnya kritik yang muncul belakangan ini. Meski sejumlah pihak mendesak agar program tersebut dihentikan, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Sudaryono, memastikan hal itu bukanlah pilihan.

Menurut Sudaryono, MBG merupakan bagian dari komitmen politik Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat. Karena itu, fokus BGN bukan menghentikan program, melainkan memperbaiki tata kelola agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.

"Kalau misalnya ada yang atas nama kritik, kemudian kritiknya sama dengan, misalnya hentikan atau bubarkan MBG, saya kira itu bukan kritik, bukan ranah kami untuk hentikan atau membubarkan BGN, makan bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo," kata Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

Ia menjelaskan, program MBG bukan kebijakan yang muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, gagasan tersebut telah disusun jauh sebelum Prabowo menjadi Presiden dan telah disampaikan kepada publik sejak masa kampanye.

Baca Juga: Gebrakan Baru Prabowo Bentuk Lembaga Universitas Republik Indonesia, Buat Apa?

"Direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian beliau terpilih jadi Presiden, sehingga yang kita lakukan fokusnya adalah perbaikan tata kelola," ujar dia.

Sudaryono mengakui pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran BGN tidak menutup mata terhadap persoalan yang ada dan memilih menyelesaikannya secara langsung.

"Saya sampaikan kepada tim bahwa kita mengetahui dan kita tahu, kita menyadari ada persoalan dan kita harus, we have to run into the problem, kita harus mau menyelesaikan persoalan, tidak boleh kita lari dari masalah," ucapnya.

Di bawah kepemimpinannya, Sudaryono menegaskan BGN akan bekerja keras agar program MBG berjalan lebih aman, tertata, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

"Saya ingin mengajak kepada seluruh tim untuk kita jangan larut terhadap pesimisme dan kesedihan, jadi harus optimis kita bisa selesaikan persoalan ini," ungkapnya.

Ia juga meyakini program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, khususnya di wilayah pedesaan.

"Untuk memberikan efek positif terhadap perekonomian khususnya berada di desa-desa. Ini adalah program dari rakyat dan akan diberikan kepada mereka," ujar dia.

Sebagai informasi, Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang memutuskan mundur dari jabatannya karena harus menjalani pengobatan akibat kondisi kesehatannya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri