Persija Pastikan Hukuman Shin Tae-yong Hanya Satu Tahun Usai Verifikasi ke KFA
Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
Persija Jakarta meluruskan informasi yang beredar terkait sanksi disiplin terhadap pelatih kepala Shin Tae-yong.
Setelah melakukan verifikasi langsung kepada Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA), Macan Kemayoran memastikan hukuman yang diterima pelatih asal Korea Selatan itu berdurasi satu tahun, bukan 10 tahun seperti yang ramai diberitakan.
Manajemen Persija menyatakan langkah klarifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh informasi yang berkembang telah diverifikasi secara langsung kepada otoritas sepak bola Korea Selatan.
Hal itu dinilai penting demi menjaga profesionalisme klub sekaligus menciptakan situasi yang kondusif bagi tim.
"Persija telah mengambil langkah dengan melakukan verifikasi langsung kepada pihak KFA. Persija memastikan setiap informasi yang beredar diklarifikasi secara akurat demi menjaga profesionalisme klub dan kondusifitas seluruh elemen tim," tulis pernyataan resmi Persija, Minggu (26/7/2026).
Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, Persija menyampaikan dua poin penting. Pertama, sanksi disiplin terhadap Shin Tae-yong hanya berlaku selama satu tahun. Kedua, hukuman tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku di dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan.
"Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija."
Dengan demikian, Persija memastikan status Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala tidak berubah. Klub juga menegaskan tetap menghormati keputusan yang diambil KFA meskipun sanksi tersebut tidak berdampak terhadap aktivitas pelatih berusia 55 tahun itu di Indonesia.
Presiden Persija Mohamad Prapanca mengatakan polemik yang berkembang tidak mengganggu persiapan Macan Kemayoran menyongsong musim baru. Menurutnya, seluruh elemen klub tetap fokus menjalankan program latihan sesuai rencana.
Baca Juga: Persija Verifikasi Langsung ke KFA, Shin Tae-yong Dipastikan Tetap Jadi Pelatih Macan Kemayoran
Ia menegaskan perhatian utama tim saat ini adalah mempersiapkan skuad menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027.
Persija pun berharap klarifikasi yang disampaikan dapat mengakhiri kesimpangsiuran informasi mengenai sanksi Shin Tae-yong sehingga fokus tim tidak terganggu menjelang bergulirnya musim kompetisi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: