Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Cabut Suspensi, Saham ALKA Naik Tajam dan MPRO Balik Melemah

BEI Cabut Suspensi, Saham ALKA Naik Tajam dan MPRO Balik Melemah Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) mulai sesi I perdagangan Selasa (28/7/2026). Sebelumnya, kedua saham tersebut sempat dikenai suspensi selama satu hari sebagai bentuk perlindungan bagi investor setelah mencatat lonjakan harga yang tidak biasa.

P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Donni Kusuma Permana mengatakan perdagangan kedua saham kembali dibuka di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai 28 Juli 2026.

"Perdagangan saham ALKA dan MPRO kembali dibuka mulai sesi I pada 28 Juli 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai," ujar Donni dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Tak butuh waktu lama, kedua saham langsung kembali menjadi sorotan pasar. Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.01 WIB, saham ALKA melesat 24,73% atau naik Rp340 ke level Rp1.715 per saham. Kenaikan tersebut sekaligus membawa ALKA kembali menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA).

Di sisi lain, saham MPRO sempat melonjak hingga 19,06% ke level Rp17.175 per saham, hanya terpaut satu fraksi dari batas ARA. Namun, penguatan itu tidak bertahan lama. Hingga pukul 10.35 WIB, aksi ambil untung membuat saham MPRO berbalik melemah, bahkan turun sampai 8,5% ke level Rp13.400 per saham.

Sebelum suspensi diberlakukan, kedua saham memang mencatat reli yang cukup spektakuler. Dalam periode 21-24 Juli 2026, harga saham ALKA melonjak hampir 98%, dari Rp695 menjadi Rp1.375 per saham. Sementara itu, MPRO menguat sekitar 45,71%, dari Rp9.900 menjadi Rp14.425 per saham.

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan ALKA dan MPRO pada 27 Juli 2026 setelah mencermati adanya kenaikan harga kumulatif yang signifikan. Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan waktu bagi investor agar dapat mengevaluasi informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah, Investor Masih Menanti Kepastian Gubernur BI Baru

Baca Juga: BEI Gembok Saham ALKA dan MPRO Usai Naik Tajam, Investor Diminta Waspada

Baca Juga: BEI Perpanjang Suspensi Saham MAGP, Sudah Tak Diperdagangkan Selama 48 Bulan

Menanggapi lonjakan harga sahamnya, manajemen MPRO telah menyampaikan klarifikasi kepada BEI. Dalam keterbukaan informasi tertanggal 27 Juli 2026, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan harga saham maupun keputusan investasi pemegang saham.

"Perseroan juga memastikan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam tiga bulan ke depan yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham di bursa," ungkap Manajemen MPRO.

Adapun manajemen ALKA masih belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab lonjakan harga saham yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri