Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Danantara Hadiri Rapat KSSK, Purbaya Tegaskan Hanya Undangan dan Tak Punya Hak

Danantara Hadiri Rapat KSSK, Purbaya Tegaskan Hanya Undangan dan Tak Punya Hak Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keterlibatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tidak mengubah mekanisme pengambilan keputusan. Danantara hanya diundang untuk memberikan masukan dari perspektif pelaku usaha dan tidak memiliki hak suara dalam forum tersebut.

Menurut Purbaya, kehadiran Danantara bertujuan memperkaya perspektif regulator melalui informasi langsung dari dunia usaha, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Posisi Danantara dalam rapat tadi sebagai undangan. Jadi kita juga kan regulator, rapat antarregulator saja. Kadang-kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnis yang manage bisnis yang besar itu,” ujarnya, usai rapat perdana KSSK Plus di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Gedung Pacific Century Place, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Ia menegaskan, keterlibatan Danantara tidak mengubah struktur kelembagaan maupun mekanisme pengambilan keputusan KSSK. Karena itu, tidak diperlukan perubahan terhadap Undang-Undang yang mengatur KSSK.

“Di undang-undangnya boleh diatur, boleh diikuti oleh lembaga dan pihak lain yang diundang. Jadi kita KSSK boleh mengundang pihak lain di luar KSSK. Tapi dalam keputusan, Danantara tidak akan punya hak suara, kira-kira begitu,” tegas Purbaya.

Menurutnya, masukan dari Danantara dinilai penting karena lembaga tersebut mengelola berbagai aset dan perusahaan dalam skala besar, sehingga memiliki gambaran mengenai kondisi riil dunia usaha.

Baca Juga: Purbaya Buka Alasan Danantara Ikut Rapat KSSK, Ini Arahan Prabowo

Baca Juga: Presiden Libatkan Danantara dalam Pengambilan Keputusan KSSK

Informasi tersebut, kata Purbaya, diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan regulator dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Sampai sekarang masih memberi masukan dan untuk kita berguna sekali untuk melihat keadaan yang nyata di dunia bisnis, dunia yang sedang ditangani oleh Danantara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar Danantara dilibatkan dalam koordinasi KSSK guna memperkuat sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. Namun, pemerintah menegaskan peran Danantara terbatas sebagai pemberi masukan dan tidak menjadi bagian dari pengambil keputusan dalam forum tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri