Kepala Bappisus soal Pergantian Kapolri, 'Tunggu Tanggal Waktunya, Jabatan di Dunia Pasti Akan Diganti! Ha-Ha-Ha'
Kredit Foto: BPMI
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto, buka suara terkait isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang belakangan ramai diperbincangkan. Namun, Aries tidak membenarkan maupun membantah kabar mengenai Surat Presiden (Surpres) pergantian Kapolri yang disebut-sebut telah dikirim ke DPR RI.
Saat ditanya mengenai isu tersebut, Aries meminta publik menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
"Tunggu tanggal waktunya," kata Aries sambil tertawa.
Ketika kembali ditanya apakah Surpres pergantian Kapolri sudah diserahkan kepada DPR, Aries menegaskan bahwa pergantian jabatan sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.
"Jabatan di dunia pasti akan diganti, tidak ada yang tidak diganti, kan begitu, tinggal waktunya tergantung Pak Presiden, ha-ha-ha" ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa informasi mengenai adanya Surat Presiden terkait pergantian Kapolri tidak benar.
"Perlu kami sampaikan klarifikasi bahwa tidak benar jika dikatakan ada Surat Presiden kepada DPR RI yang berisi tentang pergantian Kapolri," kata Habiburokhman.
Menurut politikus Partai Gerindra tersebut, Komisi III DPR telah melakukan penelusuran terkait kabar yang beredar. Pimpinan DPR juga disebut telah berkoordinasi dengan pihak Istana Kepresidenan untuk memastikan informasi tersebut.
"Hasil pengecekan yang kami lakukan menunjukkan bahwa memang tidak ada pengiriman Surat Presiden terkait pergantian Kapolri. Pimpinan DPR RI juga telah melakukan konfirmasi kepada pihak terkait di Istana dan hasilnya sama, tidak ada Surpres dimaksud," ujarnya.
Habiburokhman mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama terkait isu strategis kenegaraan yang belum terverifikasi kebenarannya.
Menurutnya, penyebaran informasi tanpa dasar yang jelas berpotensi menimbulkan spekulasi dan kegaduhan di tengah masyarakat.
Legislator dari daerah pemilihan DKI Jakarta I itu berharap polemik mengenai isu pergantian Kapolri segera dihentikan karena hingga saat ini tidak didukung oleh fakta.
"Spekulasi terkait adanya Surat Presiden tersebut sebaiknya disudahi. Mari kita mengedepankan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: