Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur, Pertamina Optimalkan Potensi Besar Gas Pangkah

Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur, Pertamina Optimalkan Potensi Besar Gas Pangkah Kredit Foto: Pertamina

Sumur Baru Sudah Menunjukkan Hasil Positif

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada Maret 2026, SIPL menyelesaikan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Lapangan Ujung Pangkah.

Hasil uji sumur menunjukkan laju alir awal mencapai 2.443 barel minyak per hari (BOPD) dan 3,72 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) associated gas. Capaian tersebut melampaui target awal perusahaan.

Hasil ini menjadi salah satu indikasi bahwa masih terdapat peluang untuk meningkatkan nilai aset Pangkah melalui pengembangan lapangan dan kegiatan eksplorasi yang dilakukan secara terukur. Termasuk menggarap potensi hidrokarbon.

“Kami mendapat kabar positif mengenai potensi hidrokarbon yang cukup besar. Potensi tersebut perlu terus diperdalam melalui eksplorasi, ditingkatkan kematangan proyeknya, kemudian didorong menuju pengembangan hingga produksi sehingga dapat memberikan tambahan pasokan .energi bagi Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Pertamina Buka Akses Green Financing, Vendor Proyek Hijau Bisa Dapat Dukungan Himbara

Kenapa Pangkah Penting bagi Jawa Timur

Direktur Utama PGN Saka, Intan Fauzi mengatakan, optimalisasi dilakukan secara terintegrasi, baik pada fasilitas onshore maupun offshore, sembari terus membuka peluang pengembangan potensi migas baru.

“Kunjungan ini menjadi semangat bagi seluruh Perwira Saka untuk terus meningkatkan kinerja operasi serta memaksimalkan seluruh fasilitas yang kami miliki di Wilayah Pangkah, baik fasilitas onshore maupun offshore,” kata Intan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai aset Pangkah, tetapi juga memperkuat ketersediaan gas bumi dari dalam negeri untuk menopang kebutuhan industri dan perekonomian Jawa Timur serta ketahanan energi Indonesia.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: