Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar, Ternyata Dialokasikan Buat MBG?

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar, Ternyata Dialokasikan Buat MBG? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tambahan anggaran ratusan miliar rupiah untuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menjadi perhatian. Bukan tanpa alasan, dana tambahan tersebut ternyata dialokasikan secara khusus untuk mendukung pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang cakupannya terus diperluas.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan lembaganya mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp509 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat pengawasan MBG, termasuk mengantisipasi persoalan keamanan pangan yang berpotensi muncul ketika program berjalan secara masif.

"kita dapat tambahan anggaran yang berhubungan dengan makan bergizi gratis, kurang lebih Rp509 miliar. Dari total Rp509 miliar yang itu, tentu kita akan berjanji akan menjalankan itu secara maksimal," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Heboh Ada Belatung di Menu MBG yang Bikin 512 Santri Keracunan, BGN Buka Suara

Salah satu perhatian utama BPOM adalah mencegah terjadinya keracunan makanan. Terlebih, pengawasan menjadi semakin penting seiring dengan pelaksanaan MBG yang melibatkan penyediaan makanan dalam jumlah besar.

"Khususnya, berdasarkan masukan dari Komisi IX, kita perkuat pada pencegahannya," ungkapnya.

Untuk itu, Taruna menjelaskan BPOM akan melakukan refocusing anggaran. Pengalokasian kembali tersebut akan diarahkan pada edukasi sekaligus mitigasi risiko keracunan sebelum pelaksanaan MBG berlangsung secara lebih masif.

Langkah tersebut juga telah dibahas bersama Komisi IX. BPOM dan Komisi IX sepakat agar proses refocusing anggaran dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat, bahkan ditargetkan rampung sebelum 7 September.

Baca Juga: Duet Dedi Mulyadi dan Ahok Mustahil Terjadi, Ternyata Terganjal Aturan Ini

"Kita akan dengarkan apa yang menjadi masukan dari Komisi IX dan usulan tersebut itu diminta untuk refocusing-nya itu sebelum tanggal 7 September. Kami sudah sepakat untuk itu," tuturnya.

Namun, angka Rp509 miliar rupanya belum menjadi jumlah ideal bagi BPOM. Di balik tambahan anggaran tersebut, lembaga pengawas obat dan makanan itu masih menganggap kebutuhan anggarannya jauh lebih besar. 

"Kita bersyukur, Badan POM mendapat tambahan anggaran dari total yang kita minta yaitu mendapat tambahan Rp509 miliar. Nah, tapi kalau berdasarkan tupoksi kami, seharusnya kita membutuhkan tambahan Rp2,4 triliun,” ucapnya.

Taruna pun masih berupaya memperjuangkan usulan tersebut hingga proses penetapan anggaran definitif. Ia berharap kebutuhan BPOM dapat kembali dibahas dan ditingkatkan dalam pembahasan anggaran sekitar satu bulan mendatang.

“Kami sebetulnya menginginkan total anggaran Badan POM itu berdasarkan tugas pokok kami, itu seharusnya Rp4,7 triliun. Dan itu sangat rasional Rp4,7 triliun. Tapi itu belum menjadi kenyataan. Itu usulan kami,” ujarnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri