Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Siap Tekan Timur Tengah, Kapal Induk AS Tak Cukup Angkut Militer

Tak Siap Tekan Timur Tengah, Kapal Induk AS Tak Cukup Angkut Militer Kredit Foto: Seaforces
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jumlah kapal induk Amerika Serikat yang siap dikerahkan menjadi persoalan bagi Angkatan Laut AS di tengah meningkatnya operasi militer di Timur Tengah.

Dari 11 kapal induk yang dioperasikan, empat di antaranya telah diarahkan ke kawasan Timur Tengah untuk mendukung operasi militer yang sedang berlangsung.

Namun, tidak seluruh kapal induk AS berada dalam kondisi siap tempur. Sejumlah kapal menghadapi persoalan teknis, sementara sebagian lainnya harus menjalani perawatan besar di galangan kapal.

Kondisi tersebut membuat jumlah kapal induk yang benar-benar dapat segera dikerahkan lebih terbatas dibandingkan jumlah armada yang secara nominal dimiliki Washington.

The New York Times menyoroti kondisi tersebut sebagai persoalan bagi Angkatan Laut AS. Kapal induk merupakan salah satu aset utama dalam operasi militer karena memungkinkan Amerika Serikat mengoperasikan pesawat tempur dari laut tanpa sepenuhnya bergantung pada pangkalan udara di negara lain.

Meski demikian, penggunaan kapal induk tidak dapat dilakukan tanpa batas. Setiap kapal harus menjalani siklus operasi, pemeliharaan, pelatihan awak, dan perbaikan.

Pengerahan dalam waktu panjang juga dapat meningkatkan kebutuhan pemeriksaan dan perbaikan setelah kapal kembali ke pangkalan. Ketika sejumlah kapal berada dalam masa perawatan, kapal yang masih beroperasi harus menanggung beban pengerahan yang lebih besar.

Persoalan tersebut semakin penting karena Amerika Serikat harus mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah kawasan secara bersamaan.

Konsentrasi kapal induk di Timur Tengah berpotensi mengurangi fleksibilitas Angkatan Laut AS di kawasan lain. Washington juga harus memperhitungkan kebutuhan operasi di Indo-Pasifik, Eropa, dan kawasan strategis lainnya.

Baca Juga: Alasan Keamanan, Merek-Merek Besar Desak AS Tolak Mobil China

Meski demikian, keterbatasan kapal induk tidak berarti Amerika Serikat kehilangan seluruh kemampuan militernya. Angkatan Laut AS masih memiliki kapal permukaan, kapal selam, pesawat berbasis darat, serta sistem senjata jarak jauh yang dapat digunakan untuk menopang operasi militer.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan kapal induk menjadi salah satu faktor penting bagi Amerika Serikat dalam mempertahankan operasi militer di berbagai kawasan sekaligus.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: