Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PSI: Blusukan Jokowi Tak Bisa Ditiru, Pencitraan Terbaca Palsu

PSI: Blusukan Jokowi Tak Bisa Ditiru, Pencitraan Terbaca Palsu Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, mengungkapkan bahwa dirinya tengah membaca buku biografi politik berbahasa Inggris berjudul Jokowi and the New Indonesia: A Political Biography.

Menurut Dedy, perjalanan politik Presiden ke-7 Joko Wdodo (Jokowi) memang tidak pernah habis untuk dikaji. Berangkat dari rakyat biasa, Jokowi mampu bergaul dengan berbagai kelompok kepentingan dan membangun karier politik lewat gaya blusukan.

"Itulah kekuatan utama dari Jokowi dan ngga bisa sekedar ditiru, apalagi yang niru tidak melibatkan insting murni hanya sekedar pencitraan, maka gaya blusukannya akan terbaca palsu dalam kesadaran rakyat," tulisnya  di akun X pribadinya, dikutip Sabtu 5/9).

Ia menambahkan, gaya blusukan Jokowi memaksa politisi masa kini untuk lebih dekat dengan rakyat. Menurutnya, kekuatan politik Jokowi masih kuat beresonansi dalam pikiran dan kesadaran masyarakat Indonesia hingga saat ini. 

Tentang Buku Biografi Jokowi

Buku Jokowi and the New Indonesia: A Political Biography ditulis oleh Darmawan Prasodjo, mantan Deputi I Kantor Staf Presiden bidang Energi dan Infrastruktur, dengan bantuan penerjemahan dan penyuntingan oleh Tim Hannigan.

Baca Juga: Ijazah Jokowi Diduga Dicetak di Pasar Pramuka, UGM: Kalau Terbukti Palsu, Kampus Akan...

Diterbitkan secara internasional oleh Tuttle Publishing pada akhir 2021/2022, buku ini merupakan adaptasi dari versi bahasa Indonesia berjudul Jokowi Mewujudkan Mimpi Indonesia.

Isi buku mengulas perjalanan hidup Jokowi sejak masa kecilnya di bantaran sungai hingga mencapai Istana Kepresidenan. Fokus utamanya adalah membedah gaya politik khas Jokowi, karakter kepemimpinannya dalam mengambil keputusan, serta ambisi teknokratisnya dalam proyek mega-infrastruktur, kesehatan universal, dan reformasi pendidikan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya