Kredit Foto: Istimewa
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalihkan penerbangan internasional menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, ke lima bandara alternatif. Kebijakan ini dilakukan setelah Bandara Soekarno-Hatta terdampak penutupan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pengalihan tersebut dilakukan untuk mengurai penumpukan penumpang, khususnya mereka yang hendak kembali ke Indonesia dari luar negeri. Pemerintah ingin memastikan para penumpang tidak terlalu lama tertahan di negara asal penerbangan mereka.
Lima bandara yang disiapkan sebagai alternatif yakni Bandara Internasional Kertajati Bandung, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo.
"Kita mendorong untuk menggunakan bandara alternatif supaya kita bisa memecah penumpang atau yang kembali ke tanah air tidak terlalu berlama-lama di negara-negara yang mereka terbang asalnya," ujar Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (7/9).
Dudy mengatakan sejauh ini baru dua maskapai internasional yang resmi memanfaatkan skema pengalihan tersebut. Kedua maskapai itu adalah Singapore Airlines (SQ) dan Garuda Indonesia.
Singapore Airlines dilaporkan mengalihkan penerbangannya ke Bandara Internasional Juanda Surabaya serta menambah rute baru menuju Bandara Internasional Yogyakarta. Pengalihan ini dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian operasional akibat kondisi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.
Dudy menjelaskan penerbangan yang dialihkan tidak menggunakan jadwal penerbangan semula menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kemenhub memberikan slot penerbangan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing maskapai.
Baca Juga: 4 Bandara Lanjut Stop Penerbangan hingga Senin, 7 September Pukul 18.00 WIB
Menurut Dudy, sejumlah maskapai internasional lainnya masih melakukan kalkulasi operasional atau exercise untuk menentukan bandara alternatif yang paling ideal. Pemerintah masih membuka opsi bagi maskapai untuk menggunakan bandara-bandara yang telah disiapkan.
"Seperti Jogja, itu kan Singapore tidak ada schedule. Jadi ini merupakan slot yang kita berikan kepada SQ, dan kepada semua airlines," tuturnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: