Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jokowi Punya Banyak Rencana Demi Gibran: Dia Bisa Hitung Anies hingga Lewat PSI

Jokowi Punya Banyak Rencana Demi Gibran: Dia Bisa Hitung Anies hingga Lewat PSI Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat Politik Hendri Satrio menilai ada banyak rencana yang disiapkan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Pilpres 2029. Menurutnya, mantan presiden itu masih memiliki sejumlah kemungkinan strategi politik untuk masa depan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Hendri, Jokowi bukan tipe politisi yang hanya menyiapkan satu skenario. Meski Prabowo-Gibran saat ini menjadi konfigurasi politik yang paling mudah dibayangkan, berbagai alternatif menuju pilpres mendatang tetap terbuka.

Baca Juga: Bukan Pramono atau Megawati, Lawan Terberat Prabowo Adalah Gibran bin Jokowi

“Saya rasa juga dia itu kan selalu punya banyak rencana. Enggak pernah dia punya satu rencana,” kata Hendri, dikutip Selasa (8/9/2026).

Salah satu skenario yang menurutnya menarik adalah kemungkinan mantan presiden itu memperhitungkan Anies Baswedan. Bahkan, Anies disebut dapat masuk dalam kalkulasi sebagai kandidat pendamping Gibran.

“Dia bisa lewat Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Mungkin dia juga bisa hitung Anies Baswedan. Ia bisa jadi sebagai salah satu kandidat mendampingi anaknya,” ujar Hendri.

Apalagi, Gibran kini sudah berada di posisi wakil presiden. Menurut Hendri, status tersebut membuat berbagai kemungkinan politik yang sebelumnya dianggap sulit menjadi lebih terbuka untuk diperhitungkan.

“Jadi, di politik itu, terutama setelah dia jadi wapres, sulit kita mengatakan tidak mungkin,” katanya.

Hendri juga memasukkan mantan gubernur itu dalam kalkulasi karena mantan calon presiden tersebut dinilai masih memiliki basis massa. Bagi para politisi, basis massa merupakan aset yang penting untuk dipertimbangkan dalam menyusun koalisi maupun pasangan calon.

Namun, ia mengingatkan bahwa memiliki basis massa tidak serta-merta berarti kepastian manjunya Anies di 2029. Kekuatan tersebut masih harus dilihat apakah akan digunakan dan melalui kendaraan politik apa.

PSI sebagai salah satu kemungkinan jalur politik yang dapat digunakan dalam berbagai skenario. Akan tetapi, ia tidak merinci bentuk koalisi maupun mekanisme politik yang dimaksud.

Menurut Hendri, Jokowi pada akhirnya masih merupakan pemain politik yang patut diperhitungkan karena kemampuannya membaca momentum.

“Jokowi itu orang yang sangat cerdas di politik. Dia paham strategi politik, dia paham momentum politik. Itu kelebihan seorang Jokowi,” kata Hendri.

Menurutnya, aktivitas politik sosok itu yang masih terus menjadi perhatian menunjukkan bahwa pengaruh politik mantan presiden tersebut belum dapat diabaikan.

Baca Juga: Golkar: AHY Harus Ikut Tanggung Jawab atas Situasi Masyarakat di Era Prabowo

“Kalau di sepak bola, orang hebat kan pernah kalah juga. Tapi saya setuju kalau dia itu ‘the special one’. Dia sampai hari ini orang masih ngedeketin kok, masih jalan kok. Canggih lah dia,” pungkasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar