Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Berpeluang Uji 6.700, Investor Diminta Waspadai Profit Taking

IHSG Berpeluang Uji 6.700, Investor Diminta Waspadai Profit Taking Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan dan menguji area 6.700-6.750 pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Meski demikian, investor perlu mencermati potensi aksi ambil untung setelah penguatan indeks.

Dalam riset hariannya, Phintraco Sekuritas menyebut sentimen eksternal masih menjadi perhatian pasar. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026), antara lain dipengaruhi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah serta spekulasi mengenai arah suku bunga Federal Reserve.

Pelaku pasar kini menunggu rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, terutama data inflasi yang dijadwalkan keluar pada Kamis dan Jumat. 

"Data tersebut dinilai penting karena dapat memengaruhi ekspektasi investor terhadap kebijakan moneter The Fed," tulis riset Phintraco Sekuritas.

Di sisi lain, hubungan perdagangan AS dan Kanada kembali menjadi sorotan setelah ketegangan di antara kedua negara meningkat.

Dari dalam negeri, tingkat keyakinan konsumen Indonesia diperkirakan membaik pada Agustus 2026 menjadi 117 dari posisi 116,8 sebelumnya. Data tersebut menjadi salah satu sentimen yang dapat menopang pergerakan pasar domestik.

Pergerakan sejumlah aset global juga menjadi perhatian. Harga minyak mentah naik lebih dari 2% pada Selasa (8/9/2026). Sementara itu, imbal hasil US Treasury 10 tahun sempat menyentuh 4,812% sebelum ditutup di level 4,786%.

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat 1,01% ke Level 6.686, Nilai Transaksi Tembus Rp15,57 Triliun

Baca Juga: BEI Setop 2 Saham Emiten Ini karena Naik Tajam, Salah Satunya milik Happy Hapsoro

Baca Juga: OJK: Jumlah Investor Indonesia Tembus 31,14 Juta per Akhir Agustus 2026

Berbeda dengan minyak, harga emas spot terkoreksi 0,4% ke posisi US$4.385 per troy ounce.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.700-6.750. Namun, kenaikan indeks perlu diikuti kewaspadaan terhadap aksi profit taking yang dapat menahan laju penguatan.

Untuk perdagangan 9 September 2026, Phintraco Sekuritas memilih sejumlah saham sebagai top picks, yakni TOWR, AMMN, MDKA, MBMA, COCO, dan INDY.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan