Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Bersih MedcoEnergi Melonjak 283%, Jadi US$67,4 Juta di Kuartal I-2026

Laba Bersih MedcoEnergi Melonjak 283%, Jadi US$67,4 Juta di Kuartal I-2026 Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) membukukan laba bersih US$67,4 juta pada kuartal I/2026, naik 283% dibandingkan dengan US$17,6 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur & Chief Financial Officer MedcoEnergi Benny Setiawan mengatakan pendapatan perseroan pada kuartal I/2026 mencapai US$668,3 juta. Angka tersebut meningkat 19,2% secara tahunan dan 4,7% dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Pada kuartal pertama 2026, pendapatan mencapai US$668,3 juta, meningkat 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan 4,7% dibandingkan kuartal sebelumnya,” kata Benny dalam Paparan Publik MedcoEnergi 2026, Rabu (9/9/2026).

Pendapatan minyak dan gas MedcoEnergi tercatat US$616,5 juta pada periode Januari-Maret 2026. Perseroan juga membukukan EBITDA sebesar US$351,1 juta, naik 5,7% secara tahunan dan 10,5% secara kuartalan.

“EBITDA mencapai US$351,1 juta, meningkat 5,7% secara tahunan dan 10,5% secara kuartalan, dengan margin EBITDA sebesar 52,5%,” ungkap Benny.

MedcoEnergi mencatat arus kas operasi US$273 juta pada kuartal I/2026, meningkat 29,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, rasio restricted group net debt terhadap EBITDA 12 bulan terakhir tercatat 1,7 kali pada Maret 2026, membaik dari 2 kali pada akhir 2025.

Dalam Paparan Publik tersebut, MedcoEnergi belum mengungkapkan realisasi keuangan semester I/2026. Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi Amri Siahaan mengatakan laporan keuangan semester I yang disampaikan masih  dalam proses audit (non-audited).

Baca Juga: MedcoEnergi Tahan Saham AMMN, Prospek Emas dan Tembaga Masih Menjanjikan

Baca Juga: RELI Bidik Pendapatan Rp62,86 Miliar dan Laba Rp24 Miliar pada 2026

“Sementara untuk laporan keuangan saat ini masih sedang dalam proses audit,” ucap Amri.

Benny mengatakan perseroan belum dapat menyampaikan angka kinerja keuangan semester I/2026 sebelum laporan itu dipublikasikan. Ia menyebut manajemen melihat produksi semester pertama yang lebih tinggi, harga minyak pada kuartal II yang membaik, dan disiplin biaya tetap terjaga.

“Namun, melihat produksi semester pertama yang lebih tinggi, harga minyak yang membaik di kuartal kedua, serta disiplin biaya yang tetap terjaga, kami cukup percaya diri bahwa hasil keuangan semester pertama akan jauh lebih baik,” tutup Benny.

MedcoEnergi menyatakan rincian kinerja keuangan semester I/2026 akan disampaikan setelah laporan keuangan resmi dipublikasikan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra