Kredit Foto: WE
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat inklusi keuangan syariah dengan memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Hal ini sejalan dengan mandat dari Presiden Prabowo Subianto dalam upayanya memperluas inklusi keuangan nasional, dengan mendorong agar masyarakat Indonesia memiliki rekening.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan kesiapan tersebut didukung oleh jaringan layanan yang luas, mulai dari 1.130 kantor cabang, 134 ribu BSI Agen, hingga layanan digital BYOND by BSI yang memungkinkan masyarakat membuka rekening secara mandiri.
“Kami juga meyakini bahwa semakin banyak masyarakat yang memiliki rekening bank akan semakin memperkuat inklusi keuangan nasional. Dalam konteks ini, BSI siap melayani sepenuh hati seluruh segmen nasabah hingga pelosok negeri,” ujar Anggoro Dalam postingab resmi BSI, Rabu, (9/9/2026).
Menurutnya, BSI saat ini juga dipercaya sebagai bank agen penyalur bansos tunai. Ke depan, perseroan akan terus meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan kepada masyarakat agar dapat menggunakan dana secara bijak.
Anggoro menambahkan, masyarakat juga didorong mulai melakukan perencanaan keuangan sejak dini, antara lain melalui instrumen investasi emas dan tabungan haji yang dapat dimulai dari Rp50 ribu.
Baca Juga: Warga RI Wajib Punya Rekening, Prabowo Perintahkan BRI dan BSI Menggarap
Baca Juga: Warga Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rekening Bank dan Saldo Rp50 Ribu dari Pemerintah
Hingga pertengahan 2026, BSI telah memiliki 24,3 juta nasabah. Dari sisi kinerja, laba bersih BSI pada Semester I-2026 mencapai Rp4,16 triliun, tumbuh 11% secara tahunan.
BSI menilai perluasan akses perbankan, penguatan layanan digital, serta peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: