Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bantah Buku 'Islam Ala Prabowo' Produk MUI, 'Ketum MUI Hadir Cuma Pembaca Doa'

Bantah Buku 'Islam Ala Prabowo' Produk MUI, 'Ketum MUI Hadir Cuma Pembaca Doa' Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan buku Islam Ala Prabowo bukan merupakan program, kegiatan, maupun produk organisasi tersebut.

MUI juga meluruskan kehadiran Ketua Umum MUI KH M. Anwar Iskandar dalam acara peluncuran buku yang belakangan kembali menjadi sorotan publik.

MUI menyatakan seluruh isi, pandangan, narasi, hingga proses penerbitan buku Islam Ala Prabowo menjadi tanggung jawab pihak yang menerbitkan dan menulis buku tersebut.

"Buku Islam Ala Prabowo bukan merupakan program, kegiatan, maupun produk MUI,” demikian salah satu poin sikap MUI dalam surat klarifikasi resmi tersebut.

MUI juga menjelaskan konteks kehadiran Anwar Iskandar dalam kegiatan yang di dalam rangkaiannya terdapat peluncuran buku tersebut.

Menurut MUI, Anwar Iskandar hadir dalam kapasitas sebagai Ketua Umum MUI untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai Pembaca Doa.

Karena itu, MUI meminta kehadiran Anwar Iskandar tidak ditafsirkan sebagai bentuk pengakuan bahwa buku Islam Ala Prabowo merupakan produk MUI.

"Kehadiran beliau dalam kegiatan tersebut perlu ditempatkan sesuai konteks acaranya dan tidak dapat ditafsirkan sebagai bentuk bahwa buku Islam Ala Prabowo merupakan produk MUI,” tulis MUI.

Polemik Buku Islam Ala Prabowo

Buku Islam Ala Prabowo sebelumnya diluncurkan dalam rangkaian Rakornas Baznas RI pada 26 Agustus 2025. Buku tersebut kembali menjadi perhatian publik pada September 2026 setelah muncul sejumlah klarifikasi dari tokoh yang namanya tercantum di dalamnya.

Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, misalnya, menyatakan dirinya tidak pernah mengirimkan tulisan untuk buku tersebut.

Pernyataan serupa disampaikan KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar. Ia menyatakan tidak pernah menulis artikel yang dikaitkan dengan namanya dalam buku Islam Ala Prabowo.

Di tengah polemik tersebut, MUI menegaskan posisi organisasinya dengan menyatakan buku Islam Ala Prabowo bukan bagian dari program, kegiatan, ataupun produk MUI.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat