- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Investor Asing Jual Bersih Rp664 Miliar di Sesi I, Saham ANTM hingga BUMI Jadi Sasaran Utama
Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia masih menunjukkan tekanan jual pada perdagangan sesi I, Senin (14/9/2026). Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai foreign sell mencapai Rp2,63 triliun, sementara pembelian asing tercatat Rp1,97 triliun.
Alhasil, investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp664,34 miliar hingga pertengahan perdagangan.
Tekanan jual asing paling besar terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dan komoditas. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi saham dengan net foreign sell terbesar, mencapai Rp164,81 miliar, dengan volume penjualan sekitar 51,97 juta saham.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan net foreign sell Rp127,90 miliar, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp124,55 miliar. Penjualan asing terhadap BUMI juga mencatat volume yang sangat besar, mencapai sekitar 609,04 juta saham.
Saham Tambang dan Energi Banyak Ditekan Asing
Deretan saham komoditas dan energi turut menghiasi daftar teratas aksi jual asing. PT Timah Tbk (TINS) mencatat net foreign sell Rp45,83 miliar, sementara PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar Rp34,71 miliar.
Saham energi lainnya, ADRO, juga mencatat net foreign sell Rp25,10 miliar. Selanjutnya terdapat DSSA Rp23,85 miliar dan TPIA Rp20,05 miliar.
Di sisi lain, sejumlah saham justru menjadi incaran investor asing. BRMS memimpin daftar top net foreign buy dengan nilai Rp42,53 miliar, diikuti AADI Rp33,46 miliar dan AMMN Rp30,35 miliar.
Baca Juga: Sempat Disuspensi, BEI Kembali Buka Perdagangan Saham Emiten Haji Isam
Baca Juga: BEI Turunkan Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp1 Mulai 28 September
Baca Juga: BEI Pantau Saham KETR Setelah Naik Tajam, Investor Diminta Waspada
Minat beli asing juga terlihat pada saham TLKM sebesar Rp21,34 miliar dan BBRI Rp18,37 miliar. Berikutnya adalah PGAS Rp17,73 miliar, SINI Rp9,97 miliar, serta ASII Rp8,35 miliar.
Ada Rotasi Dana di Tengah Tekanan Jual
Komposisi transaksi tersebut menunjukkan bahwa aksi investor asing pada sesi I tidak sepenuhnya berupa pelepasan saham secara menyeluruh. Di tengah net sell Rp664,34 miliar, masih terdapat akumulasi pada sejumlah saham, terutama BRMS, AADI, dan AMMN.
Kondisi ini dapat mengindikasikan adanya rotasi dana asing antar-saham, dengan tekanan jual yang lebih besar mengarah ke beberapa saham perbankan, tambang, dan energi, sementara sebagian dana dialihkan ke saham pilihan lainnya.
Investor masih perlu mencermati apakah tekanan jual asing tersebut berlanjut hingga penutupan perdagangan. Perubahan posisi asing pada sesi II berpotensi menjadi salah satu sentimen yang memengaruhi pergerakan saham-saham dengan nilai transaksi besar.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: