Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Reshuffle Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Jadi Cara Cari Kambing Hitam

Reshuffle Menkeu Purbaya: Jangan Sampai Jadi Cara Cari Kambing Hitam Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif menyoroti pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.

Arif mengucapkan selamat tinggal kepada Purbaya yang resmi digantikan oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Menurut Arif, Purbaya boleh saja dianggap gagal karena terlalu sering berbicara besar di tengah indikator fiskal yang semakin mengkhawatirkan. Namun, ia menekankan bahwa pergantian Menteri Keuangan di saat tekanan fiskal tinggi tidak seharusnya dijadikan cara mencari kambing hitam.

"Menteri Keuangan hanyalah kasir dari rumah tangga negara. Kalau pemilik rumah terus berbelanja tanpa menghitung pendapatan, mengganti kasir berkali-kali tidak akan membuat keuangan sehat," tulis Arif di akun X pribadinya, dikutip Senin (14/9).

Arif menegaskan, persoalan utama bukanlah siapa Menteri Keuangan, melainkan sistem pengambilan keputusan di tingkat tertinggi pemerintahan.

"Siapa yang menentukan menu belanja negara, siapa yang menetapkan ambisinya, dan siapa yang memastikan semuanya masih mampu dibayar? Kalau persoalannya adalah cara pemerintah tertinggi mengelola negara, terlalu banyak janji, terlalu banyak program, terlalu sedikit disiplin fiskal, maka problemnya bukan lagi siapa Menteri Keuangannya. Problemnya adalah sistem pengambilan keputusan di atasnya," tegasnya.

"Kasir bisa diganti. Tetapi kalau pemilik toko tetap ugal-ugalan, pada akhirnya ambruk juga semuanya," pungkasnya.

Baca Juga: Purbaya Resmi Dicopot Prabowo, Koordinator P2G: Kualat Sama Guru!

Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara. 

Proses pencopotan berlangsung dinamis, siang harinya Purbaya masih menghadiri Rapat Kerja bersama DPD RI di Senayan, sebelum rapat mendadak diskors karena adanya telepon penting. Tak lama kemudian, Purbaya meninggalkan lokasi dan jabatannya diganti beberapa jam setelahnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya