Didemo Warga Karawang soal Jalan Rusak, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pilih Lesehan di Aspal Temui Massa
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disambut aksi unjuk rasa oleh warga dan mahasiswa terkait kerusakan Jalan Raya Badami-Loji saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-393 Kabupaten Karawang di Gedung DPRD, Senin (14/9/2026).
Alih-alih menghindar, Dedi justru langsung turun ke jalan dan duduk lesehan di aspal untuk berdialog bersama massa.
Mendengar adanya aksi dari Solidaritas Masyarakat Karawang Selatan tersebut, KDM, sapaanya, keluar dari gerbang Pemda ditemani Bupati Karawang Aep Syaepuloh beserta sejumlah anggota DPR RI.
Mengenakan pakaian khas Sunda lengkap dengan iket kepala putih, Dedi tampak tenang duduk membaur bersama demonstran yang diinisiasi oleh masyarakat dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang.
Langkah dialog terbuka ini diambil untuk mendengarkan langsung keluhan warga mengenai hancurnya infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut.
Dalam dialog lesehan tersebut, massa mendesak percepatan dan kepastian tenggat waktu perbaikan Jalan Badami-Loji agar dikerjakan dengan kualitas yang tahan lama.
Tidak hanya soal aspal, warga juga menuntut pemerintah bertindak tegas menertibkan armada angkutan industri yang melintas. Sorotan khusus ditujukan kepada operasional angkutan PT Jui Shin Indonesia terkait dugaan pelanggaran tonase kendaraan dan aturan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).
Sebagai solusi jangka panjang demi keselamatan masyarakat, demonstran mendesak realisasi pembangunan jalur khusus industri dari Exit Tol Bojongmangu menuju pabrik.
Mereka juga meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pemisahan jalur antara kendaraan alat berat industri dengan jalan umum.
Menanggapi rentetan tuntutan tersebut, Dedi Mulyadi di hadapan para demonstran menyatakan komitmennya. Ia berjanji akan mengawal langsung dan mempercepat kelanjutan perbaikan infrastruktur jalan Badami-Loji.
Langkah ini, menurut Dedi, akan segera dikebut guna menjamin keadilan pembangunan serta mengembalikan kenyamanan dan keamanan mobilitas warga di wilayah Karawang Selatan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: