Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Peluang Purbaya Kembali ke Pemerintahan Prabowo, Syahganda: 70 Persen, Mau Kursi Gubernur BI

Peluang Purbaya Kembali ke Pemerintahan Prabowo, Syahganda: 70 Persen, Mau Kursi Gubernur BI Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan memunculkan spekulasi mengenai perannya di pemerintahan ke depan. 

Pendiri Great Institute yang kini menjadi Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Syahganda Nainggolan, memprediksi Presiden Prabowo Subianto dapat kembali memanggil Purbaya untuk mengisi posisi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Prediksi itu disampaikan Syahganda saat berbincang dengan jurnalis senior Darmawan Sepriyossa dalam tayangan Forum Keadilan TV pada 18 September 2026, ketika belum dilantik sebagai Kepala Bakom. Menurutnya, pergantian Purbaya dengan Suahasil tidak berarti Presiden memberikan penilaian negatif terhadap kinerja sahabatnya tersebut.

"Pak Prabowo tidak memberikan penilaian negatif sama Pak Purbaya. Bisa saja dipanggil kembali," ungkap Syahganda.

Ia menilai Purbaya telah menuntaskan tahap awal pemerintahan Prabowo, terutama dalam upaya membongkar oligarki hitam dan menertibkan skandal pajak. Sementara itu, pergantian di Kementerian Keuangan dinilai berkaitan dengan kebutuhan pemerintah menciptakan suasana fiskal yang lebih tenang untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Syahganda menyebut jabatan Gubernur BI sesuai dengan latar belakang keilmuan dan pengalaman Purbaya, khususnya saat memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Menurutnya, pengalaman tersebut membuat Purbaya memahami persoalan sejumlah bank dan lembaga keuangan yang perlu dibenahi.

"Problematika perbankan kita ke depan ini kan banyak, karena banyak bank-bank ini masih tambal sulam. Selama Pak Purbaya di LPS, dia sudah mengidentifikasi mana bank-bank atau lembaga keuangan lainnya yang sebenarnya sudah sepantasnya tutup atau dibenahi. Pak Purbaya sudah tahu itu," papar Syahganda.

Baca Juga: Mahfud MD Sarankan Gibran Bersiap Pemilu 2029 Dibanding Pertahankan Wapres

Ia memperkirakan Purbaya akan menyambut positif apabila mendapat tawaran untuk memimpin bank sentral. Posisi itu, menurut Syahganda, dapat menjadi kesempatan untuk melanjutkan pembenahan sektor keuangan yang telah dirintisnya saat berada di LPS.

Saat ditanya mengenai peluang Purbaya menerima tawaran tersebut, Syahganda menjawab, "Kalau menurut saya, 70 persen okelah ya."

Untuk sementara, Syahganda menduga Purbaya tengah mengambil waktu istirahat setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ia juga menyebut sahabatnya itu ingin meredakan suasana setelah pencopotan tersebut.

"Dia butuh mancing juga katanya," seloroh Syahganda.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat