Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bank Mandiri Bantu Kemensos Salurkan Bansos PKH Rp4,7 Miliar di Amuntai

        Bank Mandiri Bantu Kemensos Salurkan Bansos PKH Rp4,7 Miliar di Amuntai Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp4,7 miliar kepada 4.771 keluarga penerima manfaat (KPM) di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

        Bantuan tersebut merupakan sebagian dari total Rp86,3 Miliar bantuan sosial PKH Tahap 1 dan Tahap 2 kepada 86.354 KPM yang akan disalurkan perseroan di Kalimantan. Untuk meningkatkan kesejahteraan dan mendekatkan masyarakat ke perbankan, bantuan ini terbagi menjadi 4 tahap dengan total nominal sebesar Rp1.890.000 per KPM sepanjang tahun 2017.

        Bantuan ini akan disalurkan melalui 27 agen dan e-warong di Amuntai yang terkait dengan Bank Mandiri. Jumlah agen tersebut akan dikembangkan menjadi 60 agen yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, seperti kecamatan Amuntai Selatan, Amuntai Tengah, Amuntai Utara, Babirik, Banjang, Danau Panggang, Haur Gading, Paminggir, Sungai Pandan, dan Sungai Tabukan untuk memperluas akses KPM.

        Regional CEO Bank Mandiri di Kalimantan, Anton Zulkarnain mengatakan keterlibatan perseroan dalam penyaluran program bansos pemerintah, merupakan komitmen perseroan sebagai bank milik negara dalam memakmurkan dan menyejahterakan negeri.?

        ?Selain mempermudah KPM memperoleh hak mereka, melalui program ini kami juga ingin membantu pemerintah mendapatkan data KPM yang akurat,? katanya di Jakarta, Kamis (27/7/2017).

        Dalam program ini, KPM dapat mengambil dana PKH untuk Tahap 1 sebesar Rp500.000 dan tahap 2 sebesar Rp500.000 per KPM di agen dan e-warong Bank Mandiri dengan bertransaksi dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Program ini diharapkan dapat membantu KPM memanfaatkan dana PKH yang diterima dengan optimal.

        Secara nasional, Anton menjelaskan, Bank Mandiri akan menyalurkan bantuan sosial PKH senilai Rp1 triliun kepada 1 juta KPM di seluruh Indonesia pada Tahap 1 dan Tahap 2 di tahun ini. ?Di samping Program Keluarga Harapan, Bank Mandiri juga akan menyalurkan bantuan sosial berskema Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 3 juta KPM di 23 wilayah provinsi di Indonesia,? kata Anton.

        Dalam penyaluran bantuan sosial ini, tambah Anton, Bank Mandiri akan melibatkan e-waroeng dan agen Rumah Pangan Kita (RPK) serta sekitar 10 ribu agen bank di wilayah-wilayah yang menjadi target penyaluran. Para agen bank tersebut akan mendapatkan pelatihan serta pemantauan terkait mekanisme pencairan bantuan dengan memanfaatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan mesin EDC. Nantinya setiap agen akan melayani sekitar 250 KPM. ?

        Khusus pada program BPNT, lanjut Anton, Bank Mandiri bekerja sama dengan kelurahan setempat dan Bulog terkait pendampingan KPM serta pengadaan bahan pangan bersubsidi seperti beras dan gula.?

        ?Agen-agen bank ini juga memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial,? ujarnya.

        Saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah agen sebanyak lebih dari 42 ribu yang terdiri dari 22 ribu agen individu, dan 20 ribu loket badan hukum yang tersebar di seluruh Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Gito Adiputro Wiratno
        Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

        Bagikan Artikel: