Kredit Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memprediksi aktivitas di pusat perbelanjaan atau mal yang sepi dapat berlangsung hingga satu tahun ke depan.
"Mungkin kondisi seperti ini akan berjalan setahun, lalu merangkak naik pelan-pelan," ujar Ketua umum APPBI Stefanus Ridwan di Jakarta, Selasa.
Baca Juga: Mal-mal Dibuka selama New Normal, Indef: Masyarakat Masih Takut tuh
Ia mengatakan meski pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai memasuki transisi dan masyarakat sudah beraktivitas kembali, tidak akan serta merta membuat masyarakat memenuhi pusat-pusat perbelanjaan.
"Rasa was-was masih terasa. Kalau pun ke mal, mereka diprediksi hanya seperlunya lalu secepatnya kembali ke rumah," katanya.
Selain itu, lanjut dia, faktor keuangan masyarakat yang belum membaik akibat terdampak COVID-19 juga turut mempengaruhi konsumen untuk mengurangi aktivitasnya ke pusat-pusat perbelanjaan.
Saat ini, lanjut dia, kebutuhan sekunder seperti pakaian tidak lagi menjadi barang yang dicari konsumen. Barang-barang kesehatan seperti suplemen dan vitamin penjaga daya tahan tubuh yang cenderung meningkat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: