Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Ketua Otorita IKN Basuki Hadimuljono menargetkan sebanyak 1.700 hingga 4.100 aparatur sipil negara (ASN) akan pindah ke Ibu Kota Nusantara. Target pemindahan personel tersebut diproyeksikan akan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2029 mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/3/2026). Selain itu, pemerintah kini sedang mematangkan seluruh kesiapan fasilitas pendukung guna menyambut kedatangan para abdi negara tersebut.
Pembangunan kompleks legislatif atau gedung DPR RI menjadi salah satu prioritas utama pengerjaan fisik pada tahun 2026. Di samping itu, gedung Mahkamah Agung beserta sarana dan prasarana pendukungnya juga masuk dalam daftar proyek prioritas tahun ini.
“Meliputi perencanaan ruang dan pembangunan gedung perkantoran legislatif serta yudikatif,” ujar Basuki dalam rapat tersebut. Terlebih lagi, pembangunan hunian vertikal terus dikebut untuk memastikan ketersediaan tempat tinggal bagi ASN yang berpindah tugas.
Pemerintah juga fokus pada peningkatan aksesibilitas dan konektivitas di dalam kawasan inti pusat pemerintahan. Selain itu, pengembangan infrastruktur dasar tetap menjadi fondasi utama dalam mendukung aktivitas perkantoran lembaga tinggi negara.
Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) secara keseluruhan memiliki total luas wilayah mencapai 6.600 hektare. Namun, area inti pusat pemerintahan yang menjadi fokus pengembangan saat ini ditargetkan seluas 850 hingga 1.100 hektare.
Pembangunan sosial superhub ekonomi menjadi agenda prioritas lainnya yang akan dilaksanakan oleh Otorita IKN. Di samping itu, pengelolaan lingkungan hidup tetap diperhatikan guna menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Kalimantan Timur tersebut.
Program pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal turut menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengembangan superhub tersebut. Terlebih lagi, peningkatan investasi diharapkan mampu mendorong kesejahteraan warga di sekitar kawasan ibu kota baru.
Baca Juga: Otorita IKN Kantongi Komitmen Investasi Baru Rp1,27 Triliun untuk Perkuat Ekosistem Hunian
Aspek perlindungan hutan dan sumber daya alam menjadi komitmen pemerintah dalam mewujudkan konsep kota hutan. Selain itu, pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan terus diupayakan guna mendukung ketahanan pangan bagi penduduk IKN di masa depan.
Penanggulangan bencana dan sistem keamanan kawasan juga telah masuk dalam perencanaan teknis pembangunan jangka panjang. Dengan demikian, Ibu Kota Nusantara diharapkan menjadi pusat pemerintahan yang aman, cerdas, serta ramah lingkungan bagi seluruh penghuninya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement