Pendukung Anies Baswedan Mohon Waspada! Refly Harun Beber Skenario 3 Partai Pengusung Digoda Kekuasaan untuk Cabut Dukungan, Siap-siap Aja!

Anies Baswedan terus melakukan manuver politiknya dengan mengunjungi beberapa daerah. Berdasarkan pubikasi yang terlihat, bakal Capres yang didukug oleh Partai NasDem tersebut juga disambut meriah antusias masyarakat yang ingin mendukungnya.
Dukungan yang mulai berdatangan dari masyarakat untuk Anies Baswedan ini dinilai sebagai ancaman nyata bagi kelanjutan Rezim Jokowi yang diduga telah berpihak pada salah satu calon tertentu. Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun pun menyinggung skenario yang mungkin terjadi untuk memastikan Anies tidak bisa ikut Pilpres, salah satunya lewat godaan kekuasaan ke partai pengusung.
NasDem menurut Refly akan dibujuk untuk kembali ke pangkuan istana, dengan iming-iming yang menggiurkan termasuk permainan survei yang menyebut Surya Paloh Cs tidak akan ke senayan setelah mendukung Anies.
“Kasih fasilitas senak-enaknya termasuk juga data yang diungkapkan survei isatan abahwa NsDem teracanm kehilangan pemilihnya bahkan tak lolos parlementry thershold,” ujar Refly melalui kanal Youtube miliknya, dikutip Minggu (4/12/22).
Untuk PKS menurut Refly kekuasaan bisa melakukan upaya membujuk agar PKS bisa masuk ke pemerintahan, sesutau yang PKS tak rasakan di dua periode terakhir ini.
Sekanrio tersebut adalah memasngkan kader potensial seperti Ahmad Heryawan (AHER) dengan calon dari istana seperti Prabowo.
“Bila perlu pasangkan Prabowo Subianto-AHER, jadi dukung penu istana walupun untuk dikalahkan mislanya, paling tidak ada jaminan Prabowo-Aher akan menjadbat di pemerintahan Ganjar misalnya,” jelasnya.
Untuk Demokrat, Refly menilai bisa saja kekuasaan melakukan tawaran yang menggiurkan di mana ketua Umum mereka yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diberikan posisi cawapres calon dari kubu istana.
“Kasih AHY jabatan enak, pasangkan dengan Ganjar yang punya peluang untuk memerintah. Itu jauh lebih menarik barangkali bagi AHY ketimbang di Anies tidak jelas jadi wakil presiden atau nggak,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini baru NasDem yang terang-terangan mendeklarasikan Anies Baswedan. Meski demikian, PKS dan Demokrat sejauh ini selalu menegaskan komitmen mereka mmebangun koalisi yang disebut “Koalisi Perubahan”.
Refly pun mengungkapkan bahawa kunci dari majunya Anies adalah kesolidan ketiag partai ini.
“Kalau tiga ini tetap solid maka Anies tetap maju,” jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Bayu Muhardianto
Editor: Bayu Muhardianto