Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dukung Upaya Ekspansi, BCA Injeksi Kredit Senilai Rp1 Triliun untuk Anak Usaha Trans Power Marine

        Dukung Upaya Ekspansi, BCA Injeksi Kredit Senilai Rp1 Triliun untuk Anak Usaha Trans Power Marine Kredit Foto: TPMA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menyalurkan kredit kepada PT Trans Logistik Perkasa. Anak perusahaan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) tersebut memperoleh tambahan fasilitas kredit sebesar Rp1 triliun. Bank swasta terbesar di Indonesia itu pun memberikan jangka waktu peminjaman selama delapan tahun.

        Sekretaris Trans Power Marine, Rudy Sutiono, mengungkapkan bahwa Trans Logistik Perkasa dan Bank BCA sudah menandatangani perjanjian pemberian fasilitas kredit per 4 September 2023 lalu. Ia menambahkan, dana yang diterima akan digunakan untuk keperluan ekspansi perusahaan yang meliputi pembiayaan kapal-kapal baru maupun bekas.

        Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, DBS Indonesia Kucurkan Kredit Rp69 Miliar untuk Prasad Seeds Indonesia

        “Dengan adanya perjanjian fasilitas kredit antara Trans Logistik Perkasa dan Bank BCA, kinerja Trans Power Marine sebagai induk perusahaan tentunya akan ikut terpengaruh secara positif,” sebut Rudy dalam keterbukaan informasi, Jakarta, Jumat, 8 September 2023.

        Sebagai informasi tambahan, pada kuartal pertama tahun 2022, sebenarnya Bank BCA juga sudah menyalurkan kredit senilai Rp765 miliar untuk Trans Logistik Perkasa. Kali itu, dana yang diperoleh digunakan untuk menambahkan modal kerja dan membangun lima belas set kapal baru. Jika dikalkulasikan, total plafon kredit yang dikantongi Trans Logistik Perkasa mencapai Rp1,76 triliun.

        Baca Juga: Melejit! Transaksi Kartu Kredit Pemerintah Sudah Tembus Rp427 Miliar, Begini Kata Sri Mulyani

        “Meskipun armada yang dimiliki Trans Logistik Perkasa difokuskan untuk melayani pengangkutan bijih nikel ke smelter yang ada di Indonesia, tidak menutup kemungkinan bahwa armada yang ada bisa dipakai untuk mengangkut barang curah lain selain nikel,” pungkasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yohanna Valerie Immanuella
        Editor: Yohanna Valerie Immanuella

        Bagikan Artikel: