- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Tender Wajib Saham GPSO Dimulai, Tjokro Group Patok Harga Rp436 per Lembar
Kredit Foto: Istockphoto
PT PIMSF Pulogadung selaku pengendali baru PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) bersiap melakukan penawaran tender wajib. Dalam aksi ini, entitas bagian dari Tjokro Group itu akan menawarkan pembelian sebanyak-banyaknya 363.707.303 saham atau setara 54,55% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Periode penawaran tender wajib dijadwalkan berlangsung mulai 15 Januari 2026 hingga 13 Februari 2026, dengan tanggal akhir penyelesaian pada 25 Februari 2026. Harga yang dipatok sebesar Rp436 per saham, sehingga nilai maksimal penawaran tender wajib mencapai Rp158.576.384.108.
"Pengendali baru selaku pihak yang menawarkan menyatakan memiliki dana yang cukup untuk melakukan penyelesaian dan pembayaran sehubungan dengan penawaran tender wajib ini yang bersumber dari internal kas pengendali baru," kata manajemen.
Baca Juga: Saham FOLK Meroket, Investor Ini Justru Lanjut Divestasi Rp5,2 Miliar
Kewajiban tender ini merupakan kelanjutan dari proses pengambilalihan yang telah rampung sebelumnya. Pada 16 Oktober 2025, PIMSF menyelesaikan akuisisi 303.033.800 saham GPSO atau setara 45,45% dari Karnadi Margaka dengan harga rata-rata Rp66 per saham. Total nilai transaksi tersebut mencapai Rp20.007.535.000.
"Transaksi ini menjadikan PIMSF menjadi pemegang saham dengan kepemilikan terbesar dan memiliki kemampuan untuk menentukan pengelolaan dan kebijakan perusahaan sasaran sehingga terjadinya pengambilalihan perusahaan terbuka secara langsung. Sesuai dengan POJK No. 9/2018, pengendali baru, yakni PIMSF, berkewajiban untuk melaksanakan penawaran tender wajib," terang manajemen.
Adapun pertimbangan pengambilalihan GPSO adalah PIMSF ke depannya berencana mengembangkan Perseroan untuk menguasai industri machining (permesinan) dari hulu hingga hilir agar mampu tampil sebagai pemain utama dan terdepan sekaligus memenangkan kompetisi di masa mendatang.
Baca Juga: GPSO Siap Geber Transformasi, Mulai Jajaki Pendanaan untuk Ekspansi
"Dengan menguasai teknologi permesinan dari hulu hingga hilir, perusahaan sasaran dapat meningkatkan nilai tambah dan menjaga pertumbuhan di kemudian hari dan dapat memberikan manfaat kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan," jelas manajemen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: