Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bursa Saham Eropa Flat Usai Trump Lunakkan Sikap Soal Greenland

        Bursa Saham Eropa Flat Usai Trump Lunakkan Sikap Soal Greenland Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Bursa Saham Eropa memangkas kerugian awal dan ditutup datar pada Rabu (21/1). Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melunakkan pernyataannya terkait rencana akuisisi Greenland.

        Dilansir dari Reuters, Kamis (22/1), Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 ditutup stagnan di 602,67.

        Baca Juga: Saham-Saham Ini Bisa Jadi Korban Keganasan MSCI

        Trump sebelumnya menekan pasar dengan mengancam akan memberlakukan serangkaian tarif terhadap delapan negara dari kawasan euro hingga dirinya diizinkan membeli Greenland. Ancaman tersebut memicu aksi jual di berbagai pasar.

        Namun, Trump baru-baru ini menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk memperoleh wilayah dari Denmark. Trump juga tidak menyinggung kembali ancaman tarif terhadap Eropa.

        Meski demikian, kenaikan harga logam mulia sebagai aset lindung nilai menunjukkan kehati-hatian investor masih berlanjut.

        Strategis Saham Eropa UBS, Sutanya Chedda mengatakan pihaknya kini mencermati sektor-sektor yang lebih berorientasi domestik dan minim eksposur internasional.

        “Sektor seperti perbankan, asuransi, utilitas, energi terbarukan, elektrifikasi, serta sektor yang terkait peningkatan produktivitas berpotensi mendorong pasar Eropa tahun ini,” ujar Chedda.

        Ia menambahkan, sektor yang mulai menikmati hasil investasi belanja modal dan kecerdasan buatan diperkirakan menjadi pemenang pada 2026.

        Selain isu geopolitik, investor juga mencermati pembaruan kinerja perusahaan.

        Baca Juga: Menanti MSCI, Saham Calon Penghuni Tergelincir

        Adapin di Inggris, inflasi konsumen pada bulan lalu tercatat naik di atas perkiraan, meski inflasi sektor jasa yang menjadi perhatian bank sentral sesuai dengan estimasi pasar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: