Alasan AS Keluar dari WHO Ujung-Ujungnya Itung-Itungan Duit Iuran
Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemarin telah resmi menarik diri dari WHO, itu artinya AS sudah keluar dari negara keanggotaan WHO.
Sebenarnya ini bukan langkah yang baru bagi Trump, sebab ia pernah menyatakan bahwa penghematan biaya adalah alasan utama untuk mengakhiri keanggotaannya.
"WHO telah merugikan kita, semua orang merugikan Amerika Serikat. Itu tidak akan terjadi lagi," kata Trump saat penandatanganan tahun lalu.
WHO didanai melalui kontribusi wajib dan sukarela dari pemerintah dan donor lain di 193 negara anggotanya.
Dikutip dari Sky News, dijelaskan ada kontribusi wajib dihitung berdasarkan kekayaan dan populasi suatu negara, dan berfluktuasi setiap tahunnya.
Keluhan pemerintah AS mengenai pembayaran tersebut menjadi bagian penting dari perintah eksekutif, dengan bagian pembuka yang menyatakan "WHO terus menuntut pembayaran yang sangat memberatkan dari Amerika Serikat, jauh di luar proporsi pembayaran yang dinilai oleh negara-negara lain,"
Trump melanjutkan China, dengan populasi 1,4 miliar jiwa, itu artinya 300 persen populasi Amerika Serikat, namun memberikan kontribusi hampir 90 persen lebih sedikit kepada WHO," jealsnya.
Namun sebelum menyebutkan uang, terdapat kritik keras terhadap penanganan pandemi COVID dan krisis kesehatan global lainnya oleh WHO, dengan perintah eksekutif tersebut menyatakan bahwa WHO gagal.
Sebelumnya dilaporkan bahwa AS harus memenuhi kewajiban keuangannya kepada WHO untuk tahun fiskal 2024-2025 sebelum keluar.
NPR melaporkan bahwa AS berutang $228 juta (£169 juta), tetapi belum membayarnya hingga 20 Januari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: